Melalui kerja sama dengan BKPRMI dan BKPAKSI, sambung Dedy, Dinas Pendidikan mengundang ustadz dan ustadzah untuk kembali berkontribusi di tingkat SD dan SMP di Kota Banjarbaru.
BACA JUGA:
Wali Kota Aditya Ajak Warga Banjarbaru Gelorakan Semangat Pahlawan Agar Lebih Maju dan Sejahtera
“Jumlah ustadz dan ustadzah yang terdata ada 780, di mana sekitar 500 sekian dari BKPRMI dan sisanya dari BKPAKSI,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa program ini telah dimulai di beberapa sekolah, sambil mencari akar masalah untuk pengaturan yang lebih baik.
“Alhamdulillah sudah jalan di beberapa sekolah dan beberapa sekolah masih perlu kita cari akar masalahnya supaya bisa diatur,” katanya.
Meskipun masih ada beberapa kendala, seperti proses distribusi guru mendekati alamat tinggal mereka, Dinas Pendidikan berharap program ini dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan BTA siswa di Kota Banjarbaru.
Kalimantanlive.com/Putri
Editor: Elpian










