Senada, menurut Bang Dhin, Pembangunan Kota Banjarmasin perlu diperhatikan dari dua aspek yaitu dari perkembangan secara kuantitas dan secara kualitas.
“Pembangunan Kota Banjarmasin harus memaksimalkan segala potensi yang dimilikinya, di samping itu kualitas pembangunan juga harus memperhatian dimensi sosial kebudayaan, dampak ekologis, dan nilai tambah terhadap sisi ekonomi,” katanya.
Diskusi yang berlangsung hangat ini, turut dihadiri anak-anak muda seperti Fazlur Rahman, Rizki Eri Munadi, dan Bonnisa Dzul Faqaria yang memberikan pandangannya masing-masing terhadap pembangunan Kota Banjarmasin.
Kalimantanlive.com/Yana
Editor : elpian







