Puspa menyatakan, dalam menghadapi inflasi, Kota Banjarbaru telah mendapatkan insentif fiskal periode ke-2 sebesar Rp 9,3 Miliar dan periode ke-3 sebesar Rp 9,6 Miliar.
Dengan periode ke-2 yang sedang berlangsung, lanjut dia, program unggulan Gerakan Tanam Cabai Inflasi untuk Ibu ibu, disabilitas, dan Kaum Milenial (GERTACI IDM) telah memberikan hasil positif.
“TPID Kota Banjarbaru memiliki program unggulan GERTACI IDM, yang bertujuan menurunkan harga cabai yang menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi. Program ini sudah berjalan dan telah menghasilkan panen di Kelompok Mekar Jaya Lestari sebanyak 3 kali,” jelasnya.
Menurut Puspa, dengan kombinasi berbagai program ini, Kota Banjarbaru berharap dapat menjaga stabilitas harga dan memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat di tengah situasi ekonomi yang dinamis.
Kalimantanlive.com/ Putri
Editor: Elpian







