BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Dalam upaya menekan angka inflasi di Kota Banjarbaru, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) meluncurkan serangkaian program.
Program tersebut termasuk pasar murah dan Gerakan Tanam Cabai Inflasi Untuk Ibu Ibu, Disabilitas, dan Kaum Milenial (GERTACI IDM).
Koordinator TPID Banjarbaru, Ir Hj Puspa Kencana, menjelaskan bahwa Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kota Banjarbaru minggu ini mencapai -0,09 atau masih di bawah rata-rata harga bawang putih.
IPH tersebut, lanjut dia, menunjukkan kondisi inflasi yang masih terkendali di Kota Banjarbaru.
“Pasar murah telah dilaksanakan di 13 dari 20 kelurahan, dengan harga yang disubsidi untuk beberapa komoditas seperti gula, minyak goreng, beras, dan telur. Ini membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi inflasi,” ujar Puspa Kencana, saat diwawancarai oleh awak media, Senin (13/11/2023).
Ia juga menyampaikan keberhasilan Kelurahan Loktabat Utara dalam mengukuhkan Kelompok Asosiasi Pasar Murah Mandiri yang melibatkan para UMKM berkolaborasi dengan Pemko Banjarbaru. Keterlibatan aktif masyarakat membantu dalam efektivitas program pasar murah.







