Adapun data sementara yang dipaparkan oleh DPKP, hingga trimester ketiga di tahun 2023, Banjarmasin Tengah mengalami 38 kasus, Banjarmasin Selatan 33 Kasus, Banjarmasin Utara 31 Kasus, dan Banjarmasin Barat 30 kasus, kemudian Banjarmasin Timur 28 kasus.
“Jadi rata-ratanya itu di antara angka 30 semua, dan hampir merata di setiap kecamatan kita, di mana setiap kecamatan permukimannya memang padat, lalu kontruksinya banyak terbuat dari kayu dan rapat-rapat semua,” pungkasnya.
(Kalimantanlive.com/Lina)
Editor : NMD







