BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pemanfaatan teknologi digital yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mendapat penilaian dan apresiasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia.
Kota yang berjuluk Seribu Sungai ini, menerima penghargaan sebagai Daerah Jawara belajar.id 2023 yang diberikan secara langsung oleh Menteri Pendidikan RI melalui Sekjen Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Ir Surharti kepada Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, Jumat (17/11/2023).
# Baca Juga :Banjarmasin dan Palangkaraya Hujan Sabtu 18 November 2023, BMKG: Rilis Prakiraan Cuaca 33 Kota di Indonesia
# Baca Juga :Kejuaraan Drumband Wali Kota Cup 2023, Ajang Pelajar Kota Banjarmasin Adu Ketrapilan dan Kepiawaian
# Baca Juga :Rencana Pemindahan Jamban ke Toilet Umum ke Darat, Warga Minta Pemko Banjarmasin Sediakan Lahannya
“Penghargaan Daerah jawara belajar 2023 untuk Kota Banjarmasin adalah sebuah prestasi bagi seluruh tenaga pendidik dan juga kami persembahkan untuk siswa-siswi se-Kota Banjarmasin,” ucap Ibnu Sina usai menerima penghargaan di Plaza Insan Pendidikan Berprestasi, Komplek Perkantoran Kementerian Pendidikan, Jakarta.
Keberhasilan mendapatkan penghargaan ini, lanjutnya merupakan buah dari jerih payah yang telah dilakukan para pendidik di Bumi Kayuh Baimbai, sehingga digitalisasi pendidikan bisa diterapkan pada sistem pendidikan di Kota Banjarmasin dengan baik.
“Digitalisasi pendidikan sudah kita masuki, dan mudah mudahan sesuai dengan semboyan Banjarmasin baiman barasih dan nyaman, di mana aspek nyaman belajar itu bisa kita wujudkan sama-sama,” ungkapnya.
Dengan diterimanya penghargaan ini, ia berharap, ke depannya strategi dari pembelajaran para siswa semakin baik, dan mutu serta kualitas para lulusan SD hingga SMP di Kota Banjarmasin semakin siap menghadapi era digitaliasi.
“Di era digital ini mewajibkan kita untuk beradaptasi agar strategi pembelajaran bisa semakin baik, maka dari itu kita harus siap menghadapi era digital, terlebih Kota Banjarmasin sudah cukup lama menerapkan program smart city,” pungkasnya.
Mengingat sejak tahun 2020 lalu, pendidikan di kota berjuluk seribu sungai sudah menjalani sistem pembelajaran berbasis digital teknologi dengan memanfaatkan platform berbasis web yakni, aktivasiakunbelajar. id.
Di mana platform digital ini tak hanya memberikan kemudahan bagi para pendidik, siswa dan orang tua, tetapi juga dapat digunakan sebagai ruang belajar daring (online) oleh seluruh siswa di Kota Banjarmasin.
Atas dasar hal tersebut, Kemendikbud Ristek menganugerahkan penghargaan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin melalui Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin karena telah dinilai berhasil menjadikan para pendidik beserta para siswanya, mulai tingkat SD hingga SMP, melek teknologi digital.
(Kalimantanlive.com/Lina)
editor : NMD







