Seminar yang mengusung tema mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang baik dan bersih melalui sistem aplikasi E-BMD ini sangat relevan dengan upaya bersama dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi, khususnya aplikasi E-BMD.
“Saya berharap, melalui seminar ini dapat terjadi transfer knowledge dan sharing pengalaman dari narasumber terkait implementasi aplikasi E-BMD, sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan pengelola BMD dalam menerapkan aplikasi E-BMD,” tambahnya.
Menurut Fajar yang juga mantan Kepala Bappeda Prov Kalsel ini, aplikasi E-BMD ini dibangun dengan infrastruktur melalui proses bisnis yang selaras dengan aturan pengelolaan barang milik daerah. Sehingga, aplikasi ini sangat memudahkan pemerintah daerah untuk mengakses informasi penatausahaan BMD melalui jaringan internet.
“Sistem aplikasi E-BMD ini juga diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam menyajikan data barang milik daerah secara akuntabel dan tepat waktu. Karena sistem aplikasi E-BMD mendokumentasikan administrasi penatausahaan BMD secara real time. Selain itu, sistem aplikasi E-BMD dirancang secara online untuk memudahkan pengguna mengakses data dimana saja dan kapan saja berdasarkan manajemen pengguna yang sistematis,” tandasnya.
(diskominfomc.kalselprov.go.id)
editor : NMD







