Beredar Video 7 Anak Bawa Sajam Diamankan Warga di Siring Menara Pandang, Polisi Tegaskan Bukan Gangster

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Beredar video sejumlah anak baru gede (ABG) membikin onar di kawasan Siring Menara Pandang, Jalan Piere Tendean Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (19/11/23) dini hari.

Adapun totalnya ada sekitar 7 orang ABG berstatus Anak Berhadapan Hukum (ABH) yang diamankan pihak kepolisian.

Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Pujie Firmansyah melalui Kanit Reskrim Iptu Hendra Agustin Ginting mengatakan informasi itu mulanya atas laporan warga, dan kemudian ditindaklanjuti pihaknya.

# Baca Juga :Ketua RT 02 Komplek Wildan Bantah Video Gengster, Sebut Informasi Hoax dan Ajak Masyarakat Tetap Tenang

# Baca Juga :Marak Geng Motor, Bhabinkamtibmas Datang Ibu-ibu di Kelurahan Kelayan Barat, Ini yang Dilakukan

# Baca Juga :VIRAL Video Penangkapan Gengster di Wildan Sari, Kapolresta: Hoax, Banjarmasin Baik-baik Saja!

# Baca Juga :Prihatin Pelajar Terlibat Geng Motor, Kadisdik Banjarmasin Bakal Lakukan Tindakan Serius di Sekolah

“Mulanya ada laporan dan indikasi katanya ada sejumlah ABH yang membawa senjata tajam (sajam). Dan langsung kami tindak lanjut ke lokasi,” ujar Kanit Reskrim, Senin (20/11/23).

Menurutnya, setelah itu pun pihaknya langsung mengamankan semua remaja dan barang bukti Sajam ke Mapolsek Banjarmasin Tengah.

“Sajamnya ada clurit, penggaris, dan ketapel. Namun dari pengakuan, katanya celurit itu bukan punya mereka, tapi punya temannya yang lari,” jelasnya.

Ia membeberkan, berdasarkan pengakuan para remaja yang diamankan. Sajam tersebut hanya dibawa nongkrong, dengan alasan jaga-jaga.

“Jadi ini sudah tegaskan bukan gangster. Karena handphone (hp) sudah kami cek, tidak ada yang terindikasi ke gangster ataupun kelompok, dan tidak ditemukan pengaruh alkohol ataupun minuman lainnya juga,” kata Ginting.

Namun demikian, ia menyebut aksi para remaja tersebut hanya dianggap meresahkan. Dan sejauh ini tidak ada korban.

“Karena semuanya ABH. Langkahnya kami tindaklanjuti dengan memanggil kedua orang tua, dan kami bikin kesepakatan tidak mengulangi dan kami lakukan pembinaan,” pungkas Kanit Reskrim.

Seperti diketahui, mulanya informasi ini beredar di media sosial yang menyebutkan aksi para remaja diduga tawuran terjadi di Siring Menara Pandang Banjarmasin.

Selain itu, dalam video juga terlihat sejumlah warga turut mengamankan sejumlah remaja tersebut. Hal tersebut kemudian juga ditindaklanjuti, pihak kepolisian dengan membawa para remaja tersebut ke Mapolsek Banjarmasin Tengah.(Kalimantanlive.com/Ilham)

Editor : NMD