BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Dalam rangka menuju Kota Banjarmasin sehat, Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina deklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), berlangsung di Lobby Balaikota Banjarmasin, Minggu (19/11/2023).
“Ini adalah target yang harus kita capai sama-sama dan perlu dukungan semua pihak agar masyarakat ini jangan BAB sembarangan, baik jamban di sungai atau di selokan dan lainnya karena pasti akan mencemari lingkungan,” ucapnya.
# Baca Juga :Peringati HKN, Wali Kota Banjarmasin Ingin Puskesmas Makin Dekat dengan Masyarakat
# Baca Juga :Prakiraan Cuaca Senin 20 November 2023, BMKG : Banjarmasin Hujan Petir & Palangkaraya Berawan
# Baca Juga :Alasan Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Daerah Jawara belajar.id oleh Kemendikbudristek
# Baca Juga :Banjarmasin dan Palangkaraya Hujan Sabtu 18 November 2023, BMKG: Rilis Prakiraan Cuaca 33 Kota di Indonesia
Sehingga ia menegaskan kepada tokoh-tokoh masyarakat seperti RT, RW, lurah dan camat serta perangkat desa lainnya bisa berswadaya menjadikan Kota Banjarmasin semakin sehat.
“Ayo kita sama-sama jadikan masyarakat di kelurahan masing-masing tidak ada lagi BAB sembarangan agar kota kita makin sehat,” ajaknya.
Adapun kelurahan yang mendeklarasikan stop BAB sembarangan pada kali ini ialah Seberang Masjid, Kelayan Luar, Kuin Utara, Basirih Selatan, Belitung Utara, Sungai Lulut, dan Banua Anyar.
“Kalau ada deklarasi dari masing-masing kelurahan berarti mereka sudah siap, jadi kalau ada masyarakat yang ketahuan BAB sembarangan akan ditegur dan diberikan surat peringatan,” tegas Ibnu Sina.
Orang nomor satu di Kota Banjarmasin ini juga membeberkan bahwa sudah tiap kali dianggarkan untuk membuat jamban sehat atau WC Komunal.
“Bahkan kita dapat Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementrian PUPR khususnya di Cipta Karya untuk membuat jamban sehat atau WC Komunal, itu ada beberapa lokasi tapi kalau itu memang kita buat masyarakat masih saja ke sungai maka itu tidak berguna lagi,” terangnya.
Sehingga menurutnya masyarakat perlu dihimbau, dan diajak agar bisa merubah pola pikirnya untuk tidak mencemari lingkungan.
“Kita juga menghimbau kepada korporat dan pihak swasta karena selama ini juga ada beberapa dari mereka yang mengalokasikan dananya untuk membangun jamban sehat, ya itu ada beberapa yang kita arahkan,” pungkasnya.
(Kalimantanlive.com/Lina)
Editor : NMD







