Perkembangan Pasar Modal di Kalsel Catat Tren Positif, Investor Saham Meningkat Sebanyak 156.967

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Perkembangan Jumlah investor saham Pasar Modal Indonesia di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalimantan Selatan mencatat tren positif atau mengalami pertumbuh hingga 14 persen lebih menjelang tutup tahun 2023.

Demikian diungkapkan Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Kalimantan Selatan, Yuniar, saat menyampaikan perkembangan Pasar Modal Indonesia di Kalsel pada gelaran Pagi Ngopi Bersama Wartawan di Forlanes Coffee Banjarmasin, Jumat (24/11/2023).

BACA JUGA:
Sektor Jasa Keuangan Stabil, OJK Dorong Peluang Pertumbuhan Kalsel sebagai Daerah Penyangga IKN

“Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah Single Investor Identification (SID) Pasar Modal di Kalimantan Selatan per Oktober 2023 mencapai 156.957 atau tumbuh 14,83 persen,” jelasnya.

Kepala BEI Perwakilan Kalsel Yuniar foto bersama wartawan pada Pagi Ngopi Bersama Wartawan di Forlanes Coffee Banjarmasin, Jumat (24/11/2023). (foto: Humas BEI Kalsel)

SID merupakan nomor tunggal identitas investor Pasar Modal Indonesia yang diterbitkan KSEI.

Menurut Yuniar, pertumbuhan investor di pasar saham mengambarkan kondisi literasi keuangan dan minat masyarakat Kalsel dalam berinvestasi cukup tinggi.

“Sampai Oktober 2023 kami telah melaksanakan 554 kegiatan edukasi Pasar Modal baik secara tatap muka ataupun daring dengan jumlah peserta total sebanyak 22.331 peserta,” katanya.