BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan launching layanan Surung Sintak sebagai inovasi terbaru untuk mengatasi persoalan sampah di Kota Banjarmasin, berlangsung di Panggung Siring Pemko, Sabtu (25/11/2023).
Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina yang membuka sekaligus meresmikan Surung Sintak, mengatakan layanan ini sebagai jalan keluar untuk Kota Banjarmasin yang kekurangan Tempat Pembuangan Sampah (TPS).
# Baca Juga :15 Guru SMP Banjarmasin Ditraining ke Briton English Education Inggris, Pemko Siapkan Rp 1,4 M
# Baca Juga :Hindari Dobel Sengketa, Puluhan IKM Kota Banjarmasin Diberi Pemahaman Hak Merek
# Baca Juga :DPRD Banjarmasin Sahkan APBD 2024 dan 4 Raperda, Wakil Wali Kota: Ada Payung Hukum yang Mengatur
# Baca Juga :Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Samosir Tinjau Gang Ampera dan Lingkungan Sekolah, Ini Janjinya
“Tidak mudah mendapatkan lahan untuk TPS, bahkan kalau sudah dapat terkadang masyarakatnya yang tidak setuju, tapi bagaimana pun juga sampah harus segera diatasi, maka dari itu solusinya dengan layanan Surung Sintak,” paparnya.
Di mana pada pola pelaksanannya akan ada petugas yang akan mengambil sampah dengan mobil angkutan agar tidak terjadi penumpukan di sisi jalan.
“Begitu ada yang membuang sampah langsung segera dibawa oleh petugas jadi tidak ada tumpukan sampah sampai seharian,” tambahnya.
Lebih dari itu, ia menginginkan kesadaran masyarakat Kota Banjarmasin untuk tidak membuang sampah sembarangan apalagi di sungai-sungai.
“Kami meminta dukungan kepada warga Kota Banjarmasin untuk buang sampah pada tempatnya jangan sembarangan apalagi di sungai karena tidak ada petugas yang mengambil sampah ditengah-tengah sungai,” tegasnya.
Di samping itu, Kepala DLH Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah, membeberkan ada 13 titik yang akan menjadi tempat inovasi Surung Sintak ini.







