Implementasikan Aplikasi ‘Teras Data Berbagi’, Windiasti Kartika Keluhkan Rendahnya Partisipasi SKPD

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika beberkan hadapi tantangan besar dalam pengimplementasian pada aplikasi Teras Data Berbagi, salah satunya dan yang paling utama adalah tingkat partisipasi yang masih rendah dari SKPD dalam menyediakan data yang diperlukan.

Hal ini disampaikannya dalam Talkhsow “Teras Data Berbagi” yang membahas Strategi Pengambilan Keputusan dan Penyampaian Informasi Kepada Publik di Kota Banjarmasin, bersama Penyiar Smart FM, Oci Mahmudah, di Studio Radio Smart FM Banjarmasin, Rabu (29/11/2023).

# Baca Juga :Prakiraan Cuaca Kamis 30 November 2023, BMKG: Palangkaraya Hujan Ringan dan Banjarmasin Hujan Petir

# Baca Juga :Langkah Konkret Banjarmasin Ciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Tertib

# Baca Juga :Genjot PAD, Pemko Banjarmasin Berikan Penghargaan Kepada Juru Parkir Terbaik

# Baca Juga :Kampanye Bergulir, KPU Banjarmasin Sosialisasikan Pemilu Aman, Tertib dan Menyenangkan

“Kendati telah melalukan upaya tekun, tapi kami tetap dihadapkan dengan tantangan, jalan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas data tidaklah mudah,” ucapnya.

Lanjutnya tantangan tidak hanya terletak pada jumlah data yang terkumpul, namun juga perlu dipilah berdasarkan tematik dan diintegrasikan dalam peta geospasial untuk memastikan ketersediaan data yang relevan dan berguna bagi pengambilan keputusan.

“Hal ini penting, terutama dalam konteks pengembangan wilayah baru, seperti destinasi wisata di Kota Banjarmasin,” sambungnya.

Selain itu, tidak hanya masalah jumlah data, kualitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi fokus utama, keterbatasan pemahaman teknis terhadap manipulasi data dan kesibukan pekerjaan mereka menjadi hambatan dalam pengumpulan data yang lebih komprehensif.

“Kedepannya, keberlanjutan aplikasi Teras Data Berbagi sangat bergantung pada keteraturan pembaruan data. Peraturan baru dari Walikota Banjarmasin akan mewajibkan SKPD untuk secara berkala memperbarui data mereka, sehingga informasi yang disediakan tetap relevan dan akurat,” jelas Windi.

Dalam kesimpulannya, penting bagi semua pihak, termasuk SKPD, masyarakat, dan pelaku bisnis untuk memanfaatkan Teras Data Berbagi sebagai sumber informasi yang dapat diandalkan dan relevan dalam pengambilan keputusan, penelitian akademis, atau sebagai alat pertimbangan dalam berinvestasi.