BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Merespon keluhan masyarakat Kawasan HKSN, Kecamatan Banjarmasin Utara, Banjarmasin karena jalan ditempat mereka rusak akibat bekas galian pipa, PT Air Minum (PAM) Bandarmasih meminta masyarakat sabar.
“Sebelum melakukan suatu proyek, pihak kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang ada disekitar proyek,” ujar Direktur Operasional PAM Bandarmasih, Edwarsyah, Jumat (1/12/2023).
# Baca Juga :Perempuan Tenggelam di Sungai Martapura Banjarmasin, Basarnas dan Relawan Lakukan Pencarian hingga Malam
# Baca Juga :Komvas 2023, Wali Kota Ibnu Sina: Inovasi dan Kreatif Warga Banjarmasin Harus Berikan Bermanfaat
# Baca Juga :Kota Banjarmasin Sekarang Miliki Sarana Prasarana Air Limbah dan Drainase Senilai Rp 15 Miliar
# Baca Juga :Prakiraan Cuaca Kamis 30 November 2023, BMKG: Palangkaraya Hujan Ringan dan Banjarmasin Hujan Petir
Lanjutnya, hal tersebut adalah konsekuensi dari proyek yang sedang dikerjakan, sehingga tidak dipungkiri pasti ada dampak yang terjadi.
“Tapi dampak ini kita kelola sebaik-baiknya, saya mengharapkan kesabaran dari warga,” tambahnya.
Adapun proses proyek ini ditargetkan rampung pada pertengahan bulan Desember atau sekitar tanggal 15, namun hingga kini belum selesai di mana proyek ini berupa pemasangan pipa distribusi air ukuran 315 Milimeter sepanjang 2.150 Meter dan pipa ukuran 160 Milimeter sepanjang 750 Meter.
Sehingga saat ini galian tersebut sudah hampir mendekati kantor kecamatan Banjarmasin Utara, dengan total panjang sekitar 1,5 KM.
“Meskipun ada pengaspalan, namun tidak seberapa panjang dan tampak tidak sempurna, sementara sisanya masih ditumpuk dengan batu split,” bebernya.
Karena tumpukan batu split membuat jalan jadi membahayakan bagi para pengendara, pihaknya akan memasang pelang atau penanda agar warga berhati-hati.
“Kita sangat konsen dengan keselamatan pengguna jalan dalam proyek ini,” tandasnya.
(Kalimantanlive.com/Lina)
Editor : NMD







