BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Dayat (47) pemilik rumah di Jalan Sungai Gardu RT 02, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, yang hanyut terbawa arus sungai, menduga kejadian itu terjadi karena ada salah satu batang pohon rumbia, yang panjang sekitar 2 meter, sangkut di tongkat bawah rumahnya, Minggu (3/12/23) pagi.
Saat ini, ia pasrah dan ditenangkan di rumah warga sekitar. Sementara warga lainnya, saat ini berupaya membantu evakuasi rumah miliknya yang hanyut terbawa arus hingga ke kawasan Sungai Martapura Jalan Pengambangan Banjarmasin.
BACA JUGA:
BACA JUGA: Terkait Bekas Galian Pipa Rusak Jalan HKSN Banjarmasin, PAM Bandarmasih Minta Warga Sabar
Sang pemilik rumah, Dayat mengaku kejadian itu terjadi mendadak secara tiba-tiba.
“Kejadiannya persis tiba-tiba. Beberapa hari terakhir saya tidak merasakan hal apapun pada rumah, apalagi sampai seperti ini,” ujarnya saat ditemui, Kalimantanlive.com.
Ia pun sontak mengaku sempat menjauhkan batang pohon, yang mengenai rumahnya itu. Namun, rumah miliknya malah tiba-tiba ambruk dan terbawa arus sungai yang deras.
“Saya becebur, tak lama setelah itu ada berbunyi. Dan tiba-tiba ambruk. Kondisinya roboh dulu, baru terbawa arus,” ujarnya.
Beruntung kata dia, saat itu, di dalam rumah dalam keadaan kosong. Sehingga tidak menimbulkan korban.
Ia juga menampik, bahwa rumah tersebut hanya dihuni oleh dirinya bersama sang istri dan satu orang anaknya.
“Selama saya tinggali memang tidak pernah perbaikan. Tapi memang tidak ada hal-hal yang aneh selama saya tinggal. Mungkin karena sangkut tadi,” ungkap Dayat.
Sementara ini, Dayat pun mencoba mengungsi ke rumah milik orang tuanya yang tak jauh dari rumah sebelumya ia tinggal.







