Pantauan di lokasi, sejumlah barang yang hanyut dari dalam rumah, perlahan dapat dievakuasi warga.
Di samping itu, Lurah Sungai Lulut, Suriani Syahril didampingi tim relawan Badan Penanggung Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin meninjau langsung lokasi pasca peristiwa yang menimpa warganya.
Suriani mengaku turut prihatin atas kejadian yang terjadi. Menurutnya, saat ini rumah milik Dayat, tengah sandar di kawasan sungai Martapura, Jalan Pengambangan Banjarmasin.
“Rumahnya sudah sandar, dan hanya beberapa barang yang bisa diselamatkan, beruntung tidak ada korban jiwa,” ucapnya.
Atas kejadian ini. Ia pun akan menindaklanjuti dengan berkoordinasi kepada sejumlah pihak, termasuk pihak sekolah untuk kelancaran anaknya yang besok menghadapi ujian.
“Anaknya kelas 1 SMP (kelas 7). Saat ini kita sudah berkoordinasi termasuk ke pihak sekolah. Karena ada beberapa berkas maupun pakaian sang anak yang hilang, jadi kita bantu koordinasikan hal ini, agar sang anak tetap bisa ujian besok,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, sebuah rumah di Jalan Sungai Gardu, RT 02 Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur tiba-tiba mendadak hanyut terbawa arus sungai, Minggu (3/12/23) pagi.
Informasi dihimpun, peristiwa mengejutkan itu, menimpa rumah warga atas nama Dayat. Beruntung saat kejadian, ia dan anggota keluarganya sempat mengosongi rumah tersebut.
“Ya pemiliknya Dayat, warga disini, saat kejadian tadi ada orangnya di dalam rumah, namun dia sempat keluar pas rumahnya hanyut. Kondisinya tiba-tiba larut begitu saja,” ujar Ketua RT setempat, Arbain.
Kalimantanlive.com/Ilham
Editor: elpian







