BRI Dukung Sukses UMKM Banjar: Cerita Hebat di Balik Semprong Isi Cemilan Premium dan Kopi Datoe

KALIMANTANLIVE.COM – HANTAMAN badai pandemi Covid-19 yang menyebabkan banyak pengusaha lokal babak belur beberapa tahun terakhir, tak membuat dua pengusaha UKMN asal Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ini menyerah.

Lewat kerja keras, keuletan dan terus melakukan inovasi serta dukungan permodalan dari BRI lewat KUR dan binaan Rumah BUMN Banjar, kedua produsen Kue Semprong dan Kopi Datoe tetap eksis, bahkan kini produk khas lokal itu makin menggurita, merambah ke sejumlah pasar modern di Kalsel.

Produk kedua UMKM Kabupaten Banjar itu juga sering tampil di berbagai event atau pameran di Banua.

BACA JUGA:
Janji Bangun Ekonomi Hijau, Anies Baswedan Sebut Perekonomian Kalsel Tak Sejalan dengan Ekologi

Pemilik Semprong Isi Cemilan Premium, Muhammad Saduddin membuka tirai kisah inspiratifnya dengan penuh semangat.

Berawal dengan melanjutkan jejak bisnis kedua orang tuanya, yang sejak tahun 1990-an telah dikenal melalui usaha pembuatan Kue Rokok di Martapura Kabupaten Banjar.

Produk kemasan Kopi Datoe, produk UMKM Kabupaten Banjar yang telah merambah ke berbagai daerah. (dok. M Fuad)

Ketatnya persaingan dan bermunculannya beragam produk camilan serupa, membuat usaha kue rokok yang mereka pasarkan ke berbagai daerah turut terdampak.

Omzet penjualan kue camilan khas bertekstur gurih dan renyah yang dibentuk dari gulungan adonan berbahan baku gula dan tepung itu makin berkurang. Pembeli menurun, penjualan melambat.

Tak mau usaha yang telah dirintis kedua orang tuanya sejak puluhan tahun itu gulung tikar, Muhammad Saduddin memutar otak.

Dia kemudian mencoba berbagai terobosan dan inovasi pada produk camilan milik keluarganya agar lebih disukai masyarakat dan penjualannya bisa meningkat.