Jelang BWF World Tour Finals 2023 – Jonatan Christie Mulai Temukan Cara Balas Taklukan Viktor Axelsen

“Ketika saya selalu diskusi tentang keseharian saya di lapangan, latihan, sampai terakhir ketemu Axelsen, banyak hal seperti momen-momen atau pembelajaran yang mungkin dulu saya tidak tahu,” kata Jonatan.

“Hal itu karena dari dulu, kami hanya berbicara soal teknik di lapangan.”

“Tetapi, kami tidak berbicara soal bagaimana dari segi psikologi bahwa ternyata ada beberapa hal yang saya tidak tahu dia melakukan itu atau tidak, tetapi ilmunya ada.”

“Memang beberapa pergerakan, cara dia melakukan sesuatu gerakan, ada hal yang perlu dipelajari,” jelasnya.

Tahun ini Jonatan berhadapan dengan Axelsen sebanyak empat kali dan selalu kalah.

Terakhir, Jojo kalah di perempat final Kumamoto Masters 2023 (21-15, 18-21, 9-21) meski sudah merebut gim pertama dan sempat membalikkan keadaan pada gim kedua.

Adapun secara keseluruhan Jonatan sudah kalah 8 kali dalam 10 pertemuan dan belum pernah menang lagi atas Axelsen semifinal sejak French Open 2019 (7-21, 22-20, 21-19).

Kekalahan Jonatan lebih dari sekadar faktor percaya diri. Sebab, dia mengaku tidak pernah takut saat melawan Axelsen.

Akan tetapi, dengan belajar membaca gestur tubuh, Jonatan perlahan mulai mengurai apa saja yang bisa membuat Axelsen cemas atau tertekan.

“Dan ketika saya berdiskusi dengan psikolog saya, ada hal yang perlu dilakukan untuk meng-counter,” papar Jonatan.

“Jadi tentang berhadapan dengan Viktor, memang bukan hanya sekadar bicara teknik di lapangan tetapi juga non-teknisnya perlu diperhatikan dan dilawan juga.”

Walau demikian, Jonatan sangat paham, cara menelaah kelemahan lawan sekelas Axelsen bukan tugas yang mudah. Kesabaran dan ketelatenan menjadi kunci.