TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Tari Manjulang Harakat menggambarkan tentang peningkatan taraf hidup masyarakat hingga pembangunan dari masa ke masa di Bumi Sarabakawa.
Tarian tersebut disuguhkan dalam rangka memeriahkan puncak peringatan hari jadi ke-58 Kabupaten Tabalong di Pendopo Bersinar, Jum’at (08/12/2023).
Para penari ini merupakan binaan Binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tabalong ini dengan beragam gerak tari tradisi dan iringan gamelan.
# Baca Juga :Bupati Tabalong : Setelah 58 Tahun Ini Pekan Raya Terbesar yang Pernah Dilaksanakan
# Baca Juga :Pekan Raya Tabalong 2023 Diramaikan Ratusan Stand SKPD, UMKM Hingga Perusahaan se Kalsel
# Baca Juga :Teruskan Inovasi dan Kolaborasi, Tabalong Tingkatkan Layanan Kependudukan
# Baca Juga :Sah! UMK Tabalong Naik Jadi Rp 3.372.955,36, Berlaku Mulai Januari 2024
Dihadapan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani, para penari dengan piawai menyuguhkan gerakan tarian.
Sub Koordinator Cagar Budaya dan Permeseuman pada Disdikbud Tabalong, Yuliansyah mengatakan, bahwa tarian kolosal ini menyampaikan hasil pembangunan di Tabalong selama 10 tahun terakhir.
“Artinya ada peningkatan taraf hidup masyarakat, sarana prasarana jalan maupun peningkatan SDM meningkat,” katanya.
Adapun para penari ada sekitar 100 orang yang berasal dari beberapa sanggar dan sejumlah siswa sekolah di Tabalong serta pemusik ada 12 orang.
Sedangkan untuk persiapan penggarapan dan aransemen musik membutuhkan waktu selama satu bulan.
“Dan para pelatih kita ambil dari beberapa sanggar ada 7 orang. Mereka ini yang memang sudah profesional di bidangnya,” ujar Yuli.
Ditambahkannya, melalui Tari Manjulang Harakat memberikan makna yang berarti untuk Tabalong ke depannya lebih berkembang lagi.
“Jadi tidak saja berhenti sampai disini, terus berinovasi untuk pembangunan Tabalong terdepan. Apalagi dalam rangka penyangga IKN,” tambahnya.(Kalimantanlive.com/A Hidayat)
Editor : NMD










