TABALONG, Kalimantanlive.com – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Banua dengan cara pencegahan stunting bagi anak.
Untuk itu Komisi IV DPRD yang dipimpin oleh Sekretaris Komisinya Firman Yusi, SP melakukan monitoring pemberian makaman tambahan (PMT) secara langsung ke Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, Jumat (08/12/2023).
BACA JUGA:
DPRD Kalsel Apreasiasi PT Adaro Mitigasi Banjir Bangun Penampungan Air di Desa Mantuil Muara Harus
“Komisi IV melakukan kunjungan kerja untuk memonitoring kaitannya dengan pemberian makanan tambahan untuk anak stunting berupa telur yang merupakan program kerja dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2023,” ujarnya.
Stunting pada anak terjadi ketika pertumbuhan fisik mereka terhambat dan ini bisa berdampak buruk pada perkembangan otak, kesehatan, serta kemampuan belajar dan produktivitas di masa depan.
Firman Yusin menyebutkan, melihat progres yang disampaikan kawanan-kawan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong terkait dengan program provinsi ini cukup luar biasa.
“Dengan dukungan dinas kesehatan dan jaringan puskesmasnya bantuan dari provinsi sudah tersalurkan dengan tepat sasaran yaitu anak-anak yang mengalami stunting dan berat badannya masih kurang,” jelasnya.
Dia berharap berharap program semacam ini akan terus berlanjut sehingga angka stunting di Kalsel bisa terus menurun.







