Pantau PMT di Tabalong, DPRD Kalsel Dorong Angka Prevalensi Stunting di Kalsel di 2024 Terus Turun

Melihat data stunting di Kalsel dari 2022 ke 2023, lanjut Firman Yusi, penurunannya cukup signifikan dari 30 persen menjadi 24 persen artinya merupakan sebuah angin segar.

“Tetapi PR kita masih banyak, karena kita harus kejar lagi di 2024 untuk mencapai 14 persen yaitu masih 10 persen lagi, makanya sumber daya kita harus sesegeranya dikerahkan agar angka prevalensi jauh di bawah angka rata-rata nasional yaitu 14 persen itu tadi,” ucapnya.

Kedatangan rombongan Komisi IV ini disambut oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong H. Hamrani.

Dia mengucapkan terima kasih karena telah dikunjungi oleh Komisi DPRD Kalsel yang membidangi kesejahteraan rakyat ini. Hamrani juga menyambut baik program dari provinsi untuk penanganan stunting tersebut.

Kalimantanlive.com/Hms DPRD Kalsel
Editor : elpian