Sempat Viral, Polisi Amankan Tiga ABH yang Berkelahi di Jalan Keramat Raya Banjarmasin

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Polisi akhirnya berhasil mengamankan tiga Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) yang melakukan aksi perkelahian di Jalan Keramat Raya, Kelurahan Sungai Bilu, Banjarmasin pada Minggu (17/12/23) dini hari.

Sebelumnya aksi anak remaja ini, mulanya beredar di media sosial. Dimana terlihat segerombolan anak remaja membawa Senjata tajam (Sajam), tepat di depan ritel modern kawasan tersebut.

# Baca Juga :15 Anggota Geng Motor “Family Doski” Diamankan di Polres Banjarbaru, Iptu Zuhri: Masih di Bawah Umur

# Baca Juga :Marak Geng Motor, Bhabinkamtibmas Datang Ibu-ibu di Kelurahan Kelayan Barat, Ini yang Dilakukan

# Baca Juga :Prihatin Pelajar Terlibat Geng Motor, Kadisdik Banjarmasin Bakal Lakukan Tindakan Serius di Sekolah

# Baca Juga :TERUNGKAP! Geng Motor di Banjarmasin Ternyata Dikendalikan dari Lapas, Kapolresta: Ketuanya Syahriandi

Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Eru Alsepa mengatakan bahwa tiga orang ABH yang diamankan rata-rata masih berusia belasan tahun.

“Kami berhasil mengungkap 1×24 jam adanya tawuran antar pemuda, dua kelompok yang menggunakan peralatan sajam,” kata AKP Eru Alsepa, Senin (18/12/23).

Ia menyebutkan, proses penyelidikan terungkap cepat, lantaran ada CCTV di sekitar lokasi. Sehingga pihaknya dapat bergerak cepat untuk mencari para pelaku. Hingga akhirnya berhasil mengamankan ketiga ABH tersebut.

Kapolsek menjelaskan kronologis perkelahian terjadi, lantaran adanya kesalahpahaman diantara kedua ABH.

“Satu ABH dituduh oleh ABH lainnya karena melakukan pemukulan terhadap adiknya. Merasa tidak terima atas tuduhan itu, ia pun memanggil temannya yang lain untuk mengejar ABH yang menyuruh, hingga terjadi di kawasan Jalan Keramat,” jelasnya.

Keduanya ABH ini mengakui hanya membawa kayu. Namun teman lain dari mereka turut membawa Sajam.

Salah satu ABH mengaku mengambil kayu yang kebetulan ada di jalan. Sementara ABH lainnya mengaku memegang kayu, hanya untuk pertahanan diri (melawan).

“Setelahnya tak lama kemudian, ada beberapa warga yang datang dan melerai sehingga tidak terjadi kontak fisik secara langsung ileh kedua pihak,” ucapnya.