BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Seorang atlet tinju boxing asal Kota Banjarmasin bernama Heri Pramono (37) tewas setelah dikeroyok tiga orang pria di Jalan DI Panjaitan, tepatnya di depan warung jagung bakar, pada Jumat (15/12/23) malam lalu.
Polisi dari Polsek Banjarmasin Tengah bergerak cepat dan mengamankan tiga orang pelaku pengeroyokan yakni PY (39), warga Jalan Sutoyo S, Gang Mawar RT 13, Kelurahan Teluk Dalam, MN (18), warga Jalan Kampung Melayu Darat, Gang 2 Rt 16, Kelurahan Melayu, dan satu pelaku lain yang merupakan Anak Berhadapan Hukum (ABH).
# Baca Juga :Usai Berucap Ingin Mati, Pria di Kelayan Banjarmasin Ini Ditemukan Tewas Tergantung di Rumahnya
# Baca Juga :Kecelakaan Maut di Jalan Brigjen Hasan Basry Banjarmasin, Pengendara Motor Tewas di TKP
# Baca Juga :Heboh! Warga Murung Pudak Tabalong Temukan Kakek Tewas Tergantung di Rumah Bedakan
# Baca Juga :UPDATE Erupsi Gunung Marapi, Jadi Sorotan Media Asing Soal Tsunami dan Jumlah Korban Tewas
Diketahui korban merupakan warga Jalan A Yani Km 5,7, Gang Karya Mufakat II Rt 31, Kota Banjarmasin. Saat itu, di lokasi ia tengah mengamen bersama temannya.
Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Eka Saprianto melalui Iptu Hendra Agustian Ginting menjelaskan kronologi tewasnya Heri Pramono.
Menurut Iptu Ginting, saat korban mengamen di depan warung jagung bakar, tiba-tiba terlibat cekcok dengan salah seorang pengunjung wanita.
Ginting menyebut, hal itu lantaran perkara uang Rp 2 ribu. “Saat keduanya cekcok, ada satu pelaku ABH yang tiba-tiba membela wanita tersebut dan langsung memukul korban dengan tangan kosong sebanyak 3 kali, pada bagian wajah, kepala, dan badan,” ungkap Kanit Reskrim, Senin (18/12/23).
Dengan membabi buta, pelaku ABH ini pun memiting korban hingga posisi ia tertunduk.
Kemudian tak lama setelah itu, tibalah saksi ADI dan pelaku MN, yang mulanya datang dengan maksud ingin melihat kondisi korban.
Lantaran tak terima, korban justru malah mengamuk dan memukul MN sebanyak satu kali.
“Karena kesal, pelaku MN justru memukul balik ke korban sebanyak dua kali, dan kemudian pergi meninggalkan lokasi kejadian,” kata Ginting.
Tak habis disitu, tak lama setelahnya, datang kembali pelaku PY, dengan membawa sebuah balok kayu, dan langsung memukul korban sebanyak dua kali.
Atas pukulan dari pelaku, korban pun tergeletak di tanah. Dan lantas semua teman korban pun langsung membawa korban dengan menggunakan sepeda motor ke rumahnya.
“Korban dibawa pulang, dan setelah 1 jam baru dibawa ke RS. Namun sayangnya setelah sampai di RS, ternyata korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis,” ucapnya.







