TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tabalong bakal meluncurkan invoasi layanan angkutan rakyat.
Hal itu dilakukan dalam rangka rangka meningkatkan perekonomian tukang becak melalui Barkah (Bajaj Angkutan Rakyat Kendalikan Inflasi Daerah).
# Baca Juga :Lantik Puluhan Pejabat Fungsional, Kespek dan Pengawas Sekolah, Bupati Tabalong Berikan Tugas Berat Ini
# Baca Juga :OPD Hingga Mitra Kerja di Tabalong Raih Penghargaan pada BPKAD Award 2023, Ini Juara Satunya
# Baca Juga :236 ASN di Tabalong Terima Satyalancana Karya Satya dari Bupati Anang Syakhfiani
# Baca Juga :Kades Lama Meninggal, Jamin Efendi Jadi PAW, Bupati Tabalong Ingatkan Soal Dana Desa
“Tujuan keberadaan Bajaj Berkah ini pertama membantu ekonomi tukang becak, kedua meningkatkan roda perekonomian,” jelas Kepala BPKAD Tabalong, Husin Ansari, Kamis (21/12/2023).
Inovasi Barkah ini merupakan langkah proaktif untuk mengatasi permasalahan inflasi di tingkat daerah melalui penyediaan layanan transportasi bajaj yang terintegrasi.
Penyediaan bajaj sebagai sarana transportasi rakyat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mobilitas dengan lebih efisien.
“Ini idenya dari Bupati Tabalong karena beliau menginginkan tukang becak ini agar kita revitalisasi. Kita ganti dengan bajaj tersebut,” ujar Husin.
Ia menambahkan, pihaknya menyediakan 10 unit armada untuk digunakan para tukang becak nantinya yang mana bajaj ini direncakan sebagai pengganti becak di Tanjung.
Operasional bajaj pun akan dilakukan dalam waktu dekat. Selain itu juga direncanakan akan ada tambahan 10 unit kembali pada 2024.
“Polanya nanti kita buat sistemnya sewa, beberapa bulan ini kita free dulu. Kita akan hitung nanti ideal biaya sewa, namun yang jelas pemerintah tidak bertujuan untuk mencari profit,” tambahnya.(Kalimantanlive.com/A Hidayat)
Editor : NMD







