BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) menggelar pembinaan bagi para pengelola distribusi perdagangan sekaligus Penandatanganan Sertifikat Hak Pemakaian Tempat Usaha (SHPTU) Pasar Harum Manis.
Diacara yang sama juga dilakukan Penyerahan Hadiah Lomba Kebersihan Pasar Rakyat 2023, bertempat di Aula Kayuh Baimbai, pada Jumat (22/12/2023).
Acara penandatanganan itu pun turut disaksikan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina didampingi Sekretaris Disperdagin, Noorsyahdi, Kepala Bidang PSDP dan Pasar, M Ridho Satriya serta sejumlah Kepala SKPD terkait.
# Baca Juga :Empat Rumah Warga di Bantaran Sungai Alalak Banjarmasin Runtuh Diserempet Tongkang
# Baca Juga :Pemko Banjarmasin Dapatkan Bantuan Kapal Pemanen Eceng Gondok, Ini Penampakannya
# Baca Juga :WASPADA! Calo Tikel Marak Jelang Nataru, KSOP Kelas I Banjarmasin Lakukan Ini di Pelabuhan Trisakti
# Baca Juga :Guru Kota Banjarmasin Gelar ‘Ngopi’ Bareng Wali Kota dalam Rangka Hari Ibu, Ini yang Dibahas
Ibnu Sina mengapresiasi langkah maupun solusi yang telah disepakati oleh teman-teman Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama para pedagang selama ini.
Terlebih, ujarnya lagi dengan skema seperti itu tentu akan saling menguntungkan baik bagi pemerintah kota Banjarmasin maupun para pedagang yang ada di sana.
“Dengan adanya SHPTU yang mereka kantongi, para pedagang ini tentunya sah secara hukum, sah menjadi mitra dari pemerintah kota selama 20 tahun kedepan, bekerja sama lewat pola retribusi,” terangnya usai kegiatan.
Sehingga mereka bayar retribusi itu rata-rata berkisar di angka 100 ribu per bulan untuk 1 buah toko, dan disana ada sekitar 320 toko atau pedagang secara keseluruhan.
Lebih lanjut, Ibnu mengatakan bahwa hal tersebut dapat bernilai potensi untuk tambahan PAD kota Banjarmasin.
“Jadi ada potensi yang bisa kita dapatkan dari pasar Harum Manis ini sekitar 300 juta dalam setahun dan itu bisa menjadi sumber PAD bagi pemerintah kota,” jelasnya.
Terpisah, Kabid PSDP dan Pasar, Ridho mengatakan lomba kebersihan pasar rakyat yang pertama kali digelar itu bertujuan untuk memastikan para paguyuban dan pedagang untuk senantiada menjaga kebersihan serta menciptakan lingkungan pasar yang lebih bersih, aman, nyaman dan tertib.
“Peserta terdiri dari 27 pasar yang dikelola oleh pemerintah kota Banjarmasin dan dibagi menjadi 2 kategori. Seperti yang sudah disampaikan pak Walikota tentu program ini sebagai wujud dukungan untuk mendorong visi misi pemerintah kota yakni Banjarmasim Baiman, Barasih wan Nyaman,” tutupnya.







