Kreativitas Dibalik Jeruji, Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Ekspresikan Bakat Lewat Melukis

MARTAPURA, KALIMANTANLIVE.COM – Dibalik jeruji besi, ternyata tak menghalangi kreativitas Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam mengekspresikan kreativitasnya lewat seni lukis.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Wahyu Susetyo menyebut, bahwa kreatifitas warga binaan tersebut, tak lepas fasilitas dan bimbingan pihaknya.

# Baca Juga :Natal 2023, 9 Orang Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Terima Remisi, Ini Pesan Kalapas

# Baca Juga :Sekda Banjar Serahkan Bantuan Kendaraan dan Mesin Pompa Air untuk Pengembangan Perikanan di Desa Karang Intan

# Baca Juga :Kalapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan Pastikan Bertanggungjawab Atas Meninggal Warga Binaan

# Baca Juga :Ribuan Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Terima Remisi, Ini Pasan Gubernur Kalsel

“Lapas Narkotika memberikan ruang dan memfasilitasi bakat seni yang dimiliki warga binaan, tujuannya agar mereka ekpresikan memalui karya yang bisa dinikmati oleh semua yang melihatnya. Ini bisa menjadi cerminan perjalanan hidup mereka, perasaan, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik,” ungkap Wahyu Susetyo, Kamis (28/12/23).

Ia berharap, kedepannya hal ini mampu menciptakan lingkungan Lapas Narkotika Karang Intan yang lebih produktif dan mendukung perkembangan lebih positif.

“Bahkan bisa menjadi peluang bagi mereka untuk mengasah bakat dan keterampilan, serta merubah pandangan terhadap kehidupan,” ucapnya.

“Melalui kreativitas ini, dapat menunjukkan bahwa sesungguhnya mereka memiliki potensi untuk berubah dan memberikan kontribusi positif setelah bebas dari menjalani pembinaan di Lapas nanti, tumbuh dan berkembang sebagai individu yang lebih baik,” sambung Wahyu.

Seperti halnya lukisan yang dibuat oleh Muhammad Ramadhani, dimana lukisan ini menggunakan media canvas dan cat akrilik, sehingga lukisan burung murai dan lukisan pemandangan mampu dihasilkan yang trampil.

Muhammad Ramadhani mengaku suka melukis semenjak berada di luar Lapas, dan dirinya merasa senang bakat yang dimiliki bisa diekspresikan selama menjalani pembinaan di Lapas.

“Di bawah binaan Seksi Kegiatan Kerja, saya merasa senang akhirnya bisa melukis kembali, diberi ruang untuk bisa menyalurkan bakat yang saya bisa. Dengan melukis saya belajar bagaimana mengelola emosi dengan lebih baik dan menghasilkan sesuatu yang positif,” pesannya.(Kalimantanlive.com/Ilham)

Editor : NMD