Jumlah Investor Naik 12,16 juta di 2023, Pasar Modal Indonesia Tunjukkan Optimisme Hadapi Tahun 2024

BEI bersama SRO terus berupaya menjaga kelangsungan pertumbuhan pasar modal Indonesia ke depan. Tahun 2024 dan ke depannya akan penuh dengan berbagai tantangan baru.

Memperhatikan hal tersebut, BEI memiliki tiga fokus utama, yakni Market Deepening; Investor Protection; dan Regional Synergy and Connectivity.

BACA JUGA:
Grab Resmi Melantai di Bursa Saham AS Nasdaq dengan Nama Ticker, Merger dengan Altimeter Demi Cuan Rp 64,5 Triliun

Fokus ini bertujuan untuk menumbuhkan sejumlah produk dan layanan yang kredibel bagi seluruh stakeholders dengan didukung pemanfaatan teknologi terkini, serta mampu melindungi kepentingan investor pasar modal.

Pada tahun 2024, BEI dengan dukungan seluruh stakeholders di pasar modal optimis dapat mencapai target yang lebih tinggi dibandingkan tahun 2023, seperti peningkatan likuiditas perdagangan sebesar Rp12,25 triliun, 230 pencatatan efek baru, dan penambahan 2 juta investor baru. Selain itu pada tahun 2024 rencananya akan diluncurkan pula Single Stock Futures, dan Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) Repo.

Kalimantanlive.com/Hms BEI
Editor: elpian