PARINGIN, KALIMANTANLIVE.COM – Status Siaga Darurat Banjir yang diberikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan (Kalsel) kepada Kabupaten Balangan masih berlaku.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Balangan, H Rahmi saat ditemui awak media di ruangannya, Rabu (3/1/2024) yang menjelaskan bahwa mereka telah melakukan rapat koordinasi para 13 Desember 2023 lalu bersama narasumber dari BMKG Kalsel.
# Baca Juga :28 Personel Polres Balangan Naik Pangkat, AKBP Riza: Konsekuensinya Ada Peningkatan Kinerja
# Baca Juga :Antisipasi Demam Berdarah, Dinkes PPKB Balangan Gelar Kampanye Gerakan Berantas DBD
# Baca Juga :Bupati Balangan Buka Pertandingan Fourveo Sepak Bola Para Legenda Banua 2023
# Baca Juga :Bupati Balangan Buka Pertandingan Fourveo Sepak Bola Para Legenda Banua 2023
”Kita berada puncak musim penghujan di bulan Desember dan Januari, maka kita berdasarkan data tersebut menganalisa kondisi di Balangan yang kemungkinan akan cukup panjang,” ujarnya.
Ia menyampaikan dari hasil perkiraan BMKG, musim penghujan akan sampai di bulan Juni untuk beberapa wilayah.
”Mulai 13 Desember 2023 sampai 30 Juni 2024, ini untuk status siaga darurat banjir,” ucapnya.
Rahmi juga mengatakan bahwa status siaga ini sewaku-waktu bisa menyesuaikan atau berubah menjadi atau meningkat menjadi Tanggap Darurat apabila ada kejadian yang diperlukan peningkatan status.
Adapun titik rawan utama banjir yang disampaikan oleh Rahmi adalah daerah hulu sungai yaitu wilayah Kecamatan Tebing Tinggi yang mengaliri Kecamatan Awayan.
”Jadi dua wilayah ini yang rawan, apabila bibit air naik karena hujan deras yang melampaui 12 jam, harap evakuasi,” himbaunya.
Ia juga menyampaikan wilayah hulu sungai kedua, yaitu wilayah Kecamatan Halong dan Kecamatan Juai yang juga rawan banjir.
Adapun wilayah hilir sungai yang mendapat kiriman air yang rawan banjir adalah Kecamatan Lampihong.
”Wilayah Lampihong sebelum masuk ke Kabupaten tetangga, ia akan transip di wilayah rawa, seperti desa Lampihong Kanan,” ungkapnya.
Kalak BPBD Balangan menghimbau kepada masyarakat untuk berwaspada dan berhati-hati.
”Terutama mengenai barang-barang berharga agar diamankan, agar saat terjadi banjir untuk proses evakuasi lebih mudah,” pungkasnya. (Kalimantanlive.com/Kamil)
Editor : NMD







