BPBD Balangan Siapkan Progam Kerja Tahun 2024, Salah Satunya Bentuk TRC

PARINGIN, KALIMANTANLIVE.COM – Memasuki tahun 2024, tentunya setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) memiliki program kerja mereka yang akan digunakan untuk satu tahun ke depan, sama halnya seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan.

Saat ditemui awak media di ruangannya, Rabu (3/1/2024), Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Balangan, H Rahmi menjelaskan untuk program kerja BPBD Kabupaten Balangan di tahun 2024 ini ada tiga hal yang perlu dipersiapkan yaitu peningkatan sarana dan prasarana, keperluan logistik, dan jumlah personil.

# Baca Juga :Antisipasi Batingsor, BPBD Balangan Gelar Apel Siaga, Bupati: Kita Harus Tetap Stand By

# Baca Juga :Antisipasi Karhutla, BPBD Balangan Siapkan Posko Pemantau Siaga Penuh di Tiap Lokasi Potensi Titik Api

# Baca Juga :BPBD Balangan Bergerak Cepat Menyiasati dan Pantau Potensi Titik Api pada Musim Kemarau

# Baca Juga :BPBD Balangan Bagikan Alat Pemadam Api Ringan ke Setiap Dinas dan Sekolah

“Program kita tentu saja tetap memenuhi standar pelayanan minimal, diantaranya meningkatkan sarana dan prasarana yang harus diperbaharui serta jika ada yang kurang akan kita lengkapi,” ujarnya.

Selain itu, untuk logistik mereka menyiapkan untuk cadangan apabila dibutuhkan masyarakat yang terdampak bencana dan untuk jumlah personil akan ditingkatkan kapasitas dan kompetensinya.

Ia mengatakan bahwa BPBD Balangan juga membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) yang berugas di lapangan untuk membantu warga yang terdampak bencana.

“Kami juga membangun kerjasama kepada jejaring dengan pihak swasta, relawan, dan juga masyarakat. Tak lupa juga kerjasama dari TNI-Polri guna memberikan layanan pada saat terjadinya bencana,” tambahnya.

Rahmi juga menyampaikan bahwa sosialisasi menjadi salah satu program wajib BPBD Balangan yang perlu dilaksanakan, berupa imbauan kepada masyarakat terhadap bencana yang akan terjadi.

“Baik melalui media sosial, radio, media konvensional, serta melalui baliho-baliho yang tersebar di 8 kecamatan yang berupa himbauan kewaspadaan terhadap bencana kepada masyarakat karena daerah kita sudah menjadi langganan dan selalu beresiko terjadinya bencana”, tambahnya.

Rahmi berharap dengan program ini, BPBD akan lebih baik dan lebih meningkatkan lagi pencapaian kinerja serta memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat sehingga mampu menghadapi bencana. (Kalimantanlive.com/Kamil)

Editor : NMD