BANDUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Sebuah video kecelakaan kereta api beredar di media sosial instgram, kecelakaan tersebut berupa tabrakan kereta vs kereta yang terjadi di petak jalur Stasiun Haurpuguh-Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024) sekitar pukul 06.03 WIB.
Akibat kecelakaan antara KA Turangga dan Commuterline Bandung Raya, ada 4 orang dilaporkan tewas dan sejumlah penumpang mengalami luka.
# Baca Juga :288 Orang Tewas, Kecelakaan Kereta Api di Odisha India Jadi Tragedi Mematikan di Dunia
# Baca Juga :Kasat Narkoba Polres Jaktim Tewas Tertabrak Kereta Api di Jatinegara, Beru Bertugas 2 Pekan
# Baca Juga :Pemprov Kalsel dapat Tawaran dari Investor Dubai Bangun Kereta Api Gantung Senilai Rp15 Triliun
# Baca Juga :Wacana Transportasi Kereta Api Mencuat Lagi di Kalsel, Kemenhub Bakal Fasilitasi
Kecelakaan tersebut tepatnya terjadi di Babakan DKA Cicalengka, sekitar 400 meter dari Stasiun Cicalengka
Dua kereta yang terlibat kecelakaan tersebut diduga adalah KA Turangga dan KA Baraya.
Dalam video yang beredar, nampak kereta dalam posisi berhenti.
Sebagian gerbong kereta dalam kondisi bergeser bahkan hingga terbalik.
Sejumlah penumpang nampang berjalan menjauh kereta api yang sudah terbalik.
Bahkan sejumlah gerbong nampak rusak berat.
Para penumpang nampak berjalan menyusuri sawah yang berada di samping rel kereta,
Tak sedikit yang berjalan sambil membawa koper dan sejumlah barang lainnya.
4 Pegawai KAI Tewas
Sebanyak empat pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) meninggal dunia dalam insiden tabrakan antara KA Turangga dan Commuterline Bandung Raya.
Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Ayep Hanapi menyebutkan korban tewas merupakan pegawai PT KAI yang terdiri dari Masinis, Asisten Masinis, Pramugara dan Security.
“Betul yang meninggal dunia empat orang pegawai KAI,” katanya saat dihubungi Kompas.com, Jumat (5/1/2024).
Dia menyebutkan, untuk seluruh penumpang kedua tersebut dinyatakan selamat, namun ada yang mengalami luka.
Untuk korban luka sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
“Korban luka di evakuasi ke rumah sakit terdekat. Rinciannya RSUD Cicalengka 18 orang, RS Edelweis 2 orang dan RS AMC 2 orang,” ucap Ayep.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Provinsi (Pemorov) Jawa Barat menerjunkan 11 unit ambulans untuk membantu proses evakuasi para korban yang terlibat kecelakaan KA Turangga dan KRL Bandung Raya.
Kepala Dinkes Jabar, Vini Adiani Dewi mengatakan, telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyiapkan ambulans.
“Jadi dari pagi tadi kita sudah mengkoordinasikan untuk evakuasi (korban), di antaranya kita menyiapkan 11 ambulans mulai dari rumah sakit, puskemas, dan PMI untuk membantu evakuasi korban yang perlu dirawat,” katanya di lokasi.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber







