Dosen Peneliti Limbah dan 70 Mahasiswa dari Thailand Ikut Seminar di Politala, Ini yang Dibahas
Terlebih lagi pada jurusan tersebut para mahasiswa banyak berkiprah dengan industri karet, sawit, pertanian dan pengolahan makanan yang sangat membutuhkan penerapan produksi bersih di dalamnya.
Narasumber seminar yang dihadirkan pihak penyelenggara seminar pun sangat mumpuni di bidang itu yakni Prof Benjamas Cheirsilp. Yang bersangkutan merupakan pakar dan ahli dalam pengolahan dan pemanfaatan limbah.
Terselenggaranya seminar internasional tersebut sekaligus menjadi pengejawantahan eksistensi Politala yang berslogan Kampus Juara (Jujur, Unggul, Agamis, Ramah, Atraktif) dan Masa Depan PASTI (Profesional, Aplikatif, Siap Kerja, Terampil, Inovatif).
Sementara itu pada sesi wawancara seusai seminar, Dr Jaka Darma Jaya MP MSc (penggagas seminar), menerangkan tema seminar linier dengan salah satu program studi (prodi) yang ada di kampus Politala yaitu Prodi Agroindustri.
Diharapkan melalui seminar itu, ucap Jaka, mahasiswa mendapatkan pengalaman pengetahuan bukan hanya dari dosen-dosen di Politala. Lebih dari itu mendapatkan tambahan wawasan ilmu dari dosen-dosen ahli dari luar negeri seperti di antaranya dari Thailand.
Jaka mengatakan pemateri yang dihadirkan merupakan peneliti di bidang limbah. Hal ini juga selaras dengan kemiripan antara industri di Thailand dan industri di Indonesia.
Contohnya pada jenis industri kelapa sawit, industri karet, industri rumah tangga, industri makanan seperti tahu. Hal ini menjadikan paparan dari pemateri sangat kontekstual dengan yang ada di negeri ini termasuk di Tala.
Lebih lanjut Jaka berharap ke depannya terus terjalin keberlanjutan kerjasama antara Politala dengan Phuket Rajabat University Thailand. Bahkan akan diupayakan adanya Mou (memorandum of understanding) kedua pihak agar selanjutnya nanti kegiatan yang dilaksanakan dapat lebih berkembang luas.
Sebagai informasi, Politala merupakan lembaga pendidikan vokasi yang tumbuh dan berkembang pesat. Kampus ini tak pernah sepi dengan kegiatan, termasuk pada awal tahun seperti sekarang ketika pada umumnya instansi pemerintahan masih sepi kegiatan.
Eksistensi Politala pun juga bertambah kuat di tingkat regional dan bahkan nasional. Merujuk hasil survei Webometric, pada 2023 lalu Politala berada pada peringkat ketujuh dari 49 politeknik negeri di Indonesia. Sejumlah pihak menilai, ni merupakan capaian prestasi yang prestisius.(Kalimantanlive.com/Syahza Rei Maghribbi)
Editor : NMD







