Oknum Satpol PP Banjarmasin Lakukan Pelecehan Verbal kepada Warga, Muzaiyin: Terbukti Kita Tindak

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin angkat bicara terkait curhatan warga Kota Banjarmasin terkait dugaan pelecehan verbal yang dilakukanm oknum Satpol PP.

“Pihak kami sudah mengetahui informasi tersebut dan akan melakukan konfirmasi terhadap yang bersangkutan,” ujarnya, Jumat (5/1/2024).

Di mana lanjutnya, kejadian tidak mengenakkan tersebut sudah dikomunikasikan dengan korban (pelapor).

# Baca Juga :Prakiraan Cuaca Sabtu 6 Januari 2024, BMKG: Banjarmasin Hujan Petir dan Jakarta Pusat Berawan

# Baca Juga :Milad Ke-49 Wali Kota, Pemko Banjarmasin Gelar Pengajian Awal Tahun, Tujuannya Mempererat Silaturahmi

# Baca Juga :18 Adegan Ini Mengungkap Fakta Sadis Pembunuhan Eks Atlet Tinju di Banjarmasin

# Baca Juga :Prakiraan Cuaca Jumat 5 Januari 2024 BMKG: Banjarmasin, Surabaya dan Manado Hujan Petir

“Nanti akan melakukan klarifikasi,” imbuhnya.

Apabila anggotanya terbukti bersalah dengan melontarkan kalimat tersebut, maka akan dijatuhkan tindakan tegas.

“Kalau benar itu dilakukan anggota kita, maka akan kita tegakkan sesuai ketentuan hukum disiplin,” bebernya.

Namun untuk saat ini, ia mengatakan akan mendengarkan dari dua sisi terlebih dahulu, sehingga masih menunggu klarifikasi dari korban (pelapor).

“Korban (pelapor) ada bertiga, seharusnya rencananya kemarin tetapi baru bisa hari ini,” ringkasnya.

Diketahui sebelumnya, berdasarkan curhatan yang tengah viral di sosial media itu, bermula ketika seorang perempuan bersama rekannya melihat ada pasangan muda yang berbuat tak senonoh di kawasan Taman Kamboja Banjarmasin.

Setelah melihat kejadian tersebut, kemudian ia melaporkan kepada petugas Satpol PP yang berada di kawasan tersebut, alih-alih mendapatkan respon baik, ia malah mendapatkan respon sebaliknya.

“Salah satu anggota Satpol PP laki-laki malah menanggapi tidak etis dengan mengatakan kacarkah pian? Kitakah? (pengenkah mbak?) (Kita yo?)” tulisnya.

Mendapatkan respon yang tidak disangka-sangka tentu membuat mereka kaget, menurutnya tindakan ini menunjukkan betapa rendahnya SDM oknum tersebut.

Dimana, lanjutnya apabila ada warga yang melapor demi kenyamanan bersama seharusnya mendapatkan tanggapan yang positif bukan malah menerima pelecehan verbal.

Namun, beruntungnya masih ada anggota Satpol PP perempuan yang memberikan respon positif dengan mengatakan hal-hal seperti tidak patut dan tidak enak dilihat.(Kalimantanlive.com/Lina)

Editor : NMD