BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Dalam beberapa hari terakhir, jumlah kasus Covid-19 di Kalimantan Selatan dikonfirmasi mengalami penurunan yang positif. Namun, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Kesehatan Kalsel terus berupaya meningkatkan kewaspadaan dalam menghindari terjadinya lonjakan kasus Covid-19.
Salah satu upaya adalah dengan membuat surat edaran ke Kabupaten/Kota se Kalsel dan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, laboratorium, serta Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
# Baca Juga :Asyik! Pemprov Kalsel Bakal Gelar 2 Event Olahraga Tradisional Awal Tahun 2024 Ini, Ingat di Sini Lokasinya
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Selesaikan Pembangunan JDU dari Booster Kurau ke Riser Power Tabanio, Ini Tujuannya
# Baca Juga :Supaya Tidak Ada Lagi Desa Tertinggal di 2024, Pemprov Kalsel Fokus ke Program Prukades
# Baca Juga :Momen Hari Guru Nasional, Pemprov Kalsel Lantik DKKS serta Pengurus IPSM 2023-2028
Plh Kadinkes Kalsel sekaligus Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Anhar Ihwan menjelaskan bahwa pihaknya meminta agar jajaran terus memantau perkembangan situasi di masing-masing tempat dan melaporkan jika menemukan kasus Covid-19.
“Jika menemukan kasus, maka Dinkes meminta agar dilakukan pemeriksaan laboratorium menggunakan RDT-Ag Covid-19 maupun RT-PCR, hingga pelacakan kontak erat,” kata Anhar, Senin (8/1/2024).
Selain itu, Anhar meminta KKP untuk melakukan identifikasi terhadap status vaksinasi pelaku perjalanan luar negeri sebelum keberangkatan. Pelaku perjalanan sangat direkomendasikan untuk melengkapi dosis vaksinasi Covid-19 baik primer maupun booster sesuai ketentuan.
“KKP juga diminta untuk meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan kepada pelaku perjalanan terutama daerah/negara yang sedang mengalami lonjakan kasus dan yang menunjukan gejala klinis Covid-19 atau Influenza Like Illness (ILI),” ujarnya.
Selain itu, Anhar juga menekankan pentingnya intensifikasi komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) kepada masyarakat terkait protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19. Masyarakat juga diimbau untuk melengkapi vaksinasi Covid-19 untuk meningkatkan imunitas tubuh agar nantinya tidak terpapar Covid-19.
Meskipun stok vaksin Covid-19 di Kalsel masih mencapai 1.300 dosis, pihak Dinkes memastikan bahwa stok vaksin masih tersedia di puskesmas yang difasilitasi untuk melakukan vaksinasi secara gratis di seluruh kabupaten/kota.
“Diharapkan, masyarakat yang belum melakukan vaksinasi agar segera melakukan vaksinasi di Fasyankes,” katanya.
Lalu, upaya pihak Dinkes Kalsel dalam meningkatkan kewaspadaan dan penanganan kasus Covid-19 diharapkan dapat mengurangi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Kalsel.
“Kami sebagai masyarakat juga harus mematuhi protokol kesehatan dan melengkapi vaksinasi Covid-19 untuk meningkatkan imunitas tubuh dan saling menjaga satu sama lain,” pungkasnya.
Sampai saat ini jumlah kasus Covid-19 di Kalsel, dari 43 kasus terkonfirmasi, tinggal 16 kasus yang masih aktif, dengan 29 orang sembuh dan dirawat mandiri di rumah.(diskominfomc.kalselprov.go.id)
editor : NMD







