PARINGIN, KALIMANTANLIVE.COM – Balangan Bermunajat merupakan salah satu program dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebupaten Balangan.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Balangan, H Rahmi saat ditanyai melalui Whatsapp, Kamis (11/1/2024) menjelaskan tujuan dari program ini dalam rangka kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap bencana serta pendekatan keagamaan untuk masyarakat.
# Baca Juga :Usai Hadiri Pelantikan Pejabat 2024, Sekretaris DPRD Balangan Ingin Pejabat Bertugas dengan Baik
# Baca Juga :Rotasi Pejabat dari Eselon II hingga Pengawas Sekolah, Bupati Balangan: Jabatan Bukan untuk Dinikmati!
# Baca Juga :Ini Pesan Sekwan untuk Wartawan Balangan: Ada Hal Kurang Bagus Ingin Menaikkan Berita, Beritahu Saya Dulu!
# Baca Juga :Peternak Ayam Balangan Keluhkan Ternak Mereka Banyak Mati, Begini Solusi dari DKP3
“Selain melakukan usaha kemanusiaan, kita juga melakukan usaha yang bersifat kerohanian dan keagamaan yang sesuai konteks masyarakat kita agar melakukan pendekatan sosialisasi”, ujarnya.
Dalam program Balangan Bermunajat ini, BPBD Balangan juga memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat tentang bagaimana cara agar siaga menghadapi setiap ancaman bencana alam.
Rahmi juga menjelaskan, hal yang melatarbelakangi program ini mengacu pada peraturan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang standar pelayanan minimal bahwa mereka wajib memberikan layanan informasi rawan bencana kepada masyarakat.
“Jadi saat memasuki bulan-bulan yang kita tetapkan sebagai status siaga ancaman bencana atau darurat bencana, maka kita mensosialisasikan kepada masyarakat” jelasnya.
Ia menyampaikan, sosialisasi tersebut melalui berbagai media, baik itu melalui media cetak, media online, media sosial, melalui radio, termasuk juga melalui media keagamaan.
“Kemarin kita mendapat dukungan dari Kementrian Agama (Kemenag) dengan membuat surat himbauan kepada seluruh tempat ibadah untuk sama-sama kita melakukan kegiatan doa bersama dalam rangka berdoa agar kita selalu terhindar dari bencana”, tambahnya.
Kalak BPBD Balangan berharap dengan program ini masyarakat bisa teredukasi dan melalui pendekatan keagamaan ini juga bisa melengkapi ikhtiar kemanusiaan.
“Mudah-mudahan doa kita dikabulkan dan daerah kita dilindungi oleh Allah SWT serta masyarakat juga semakin waspada, semakin siaga dan semakin tangguh menghadapi setiap bencana yang akan terjadi, terutama mengenai bencana banjir”, harapnya. (Kalimantanlive.com/Kamil)
Editor : NMD










