OJK Kalsel Dorong Peningkatan Peran Sektor Jasa Keuangan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Sampai dengan triwulan III Tahun 2023, penyaluran KUR di Kalsel mencapai Rp3,65 triliun kepada 63.088 debitur. BRI merupakan bank penyalur KUR tertinggi di Provinsi Kalimantan Selatan, dengan total penyaluran Rp2,17 triliun kepada 48.459 debitur, menyusul BPD Kalsel sebesar Rp647 miliar kepada 5.204 debitur, Bank Mandiri sebesar Rp374 miliar kepada 4.123 debitur, BNI sebesar Rp293 miliar kepada 1.745 debitur dan BSI sebesar Rp96 miliar kepada 1.245 debitur.

BACA JUGA:
Bank Kalsel Terus Tingkatkan Layanan Digital dan Raih Apresiasi dari OJK

Menurutnya, pada November 2023, sektor Pasar Modal juga mengalami pertumbuhan yang signifikan, tercermin dari nilai kepemilikan saham yang meningkat 93 persen atau sebesar Rp73,5 triliun.

Sejalan dengan hal tersebut, jumlah investor juga tumbuh sebanyak 17,92 persen atau terdapat 24.099 investor baru dibandingkan dengan posisi November 2022. Adapun nilai transaksi saham terkontraksi sebanyak 26,56 persen.

Sejak Januari sampai dengan Desember 2023, kegiatan Edukasi yang telah dilaksanakan oleh OJK Provinsi Kalimantan Selatan sebanyak 73 kegiatan dan telah menjangkau 10.908 orang, dengan komposisi 51 persen merupakan wanita.

Sepanjang tahun 2023, OJK Provinsi Kalimantan Selatan menerima 295 pengaduan secara langsung (walk-in) dan 282 pengaduan melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK) baik melalui web maupun surat.

“11 di antaranya diteruskan penyelesaiannya melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS). 151 pengaduan berasal dari sektor perbankan, 130 pengaduan dari sektor IKNB, dan 1 pengaduan dari sektor Pasar Modal,” paparnya.