ASN Rutan Pelaihari Tandatangani Pakta Integritas dan Bertekad Wujudkan WBK/WBBM

PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) menjadi impian satuan kerja pemerintahan di negeri dalam upaya meningkatkan kinerja dan pelayanan publik yang prima.

Hal itu pula yang saat ini sedang dilakukan oleh Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Pelaihari di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

# Baca Juga :Kendalikan Inflasi, Pemkab Tanah Laut Gelar Pasar Murah UKM, Begini Respon Masyarakat

# Baca Juga :Pj Bupati Tegaskan Tanah Laut Bebas Miras dan Narkoba Lima Tahun Mendatang

# Baca Juga :Kejuaraan di Tanah Laut, Tim Taekwondo Kotabaru Juara Umum, Raih 33 Emas

# Baca Juga :UPZ Bank Kalsel Salurkan Bantuan Rehab Rumah kepada Keluarga Pra Sejahtera di Tanah Laut

Tiap tahun pejabat dan pegawai setempat melakukan penandatanganan komitmen Zona Integritas (ZI) menuju WBK dan WBBM.

Kamis (18/1/2024) bertempat di Aula Pengayoman di lingkungan Rutan Kelas IIB Pelaihari di kawasan Jalan A Syairani, Pelaihari, kembali digaungkan komitmen tersebut.

Hal itu ditandai melalui penandatanganan komitmen bersama pembangunan ZI dan Pakta Integritas oleh jajaran pejabat dan pegawai Rutan Kelas IIB Pelaihari.

Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari Fani Andika menerangkan pihaknya bertekad untuk menggapai predikat WBK dan WBBM.

Karena itu beberapa hal yang masih kurang sehingga selama ini predikat itu belum dapat diraih, maka akan terus diperbaiki.

Pada acara tersebut sekaligus juga dilakukan pembacaan Ikrar netralitas seluruh pegawai Rutan Pelaihari pada pelaksanaan pemilu serentak dan pilkada tahun 2024.

Andika mengimbau seluruh pegawai di Rutan Pelaihari untuk selalu bersikap netral. Selain itu, juga tidak akan pernah mengarahkan warga binaan untuk mendukung peserta pemilu tertentu.

Dikatakannya, sebagai ASN sudah teramat jelas keharusan untuk bersikap netral dan mengikuti perundang-undangan yang ada.

“Bahwa tidak boleh mendukung salah satu calon, tapi berhak memilih,” kata Andika.

Pada kesempatan acara tersebut, salah seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Pelaihari kepada wartawan mengatakan pelayanan di rutan setempat cukup bagus.

Contohnya dalam hal keluarga yang datang membezuk, prosesnya mudah.

Sebagai salah satu WBP dirinya juga merasakan banyaknya program yang sangat bermanfaat seperti adanya pelatihan keterampilan antara lain bidang perbengkelan, kerajinan tangan, dan pertanian.(kalimantanlive.com/syahza rei maghribbi)

Editor : NMD