Kendalikan Inflasi, Pemkab Tanah Laut Gelar Pasar Murah UKM, Begini Respon Masyarakat

PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menggelar Pasar Murah di Masjid Fehin Zakaria Bin H Sulaiman RT.04 Kelurahan Pabahanan, Pelaihari, Kamis (18/01/2024) pagi.

Biasanya masyarakat membeli bahan sembako di pasar pada umumnya. Namun, hal ini disampaikan oleh PJ Bupati Tanah Laut, Ir H Syamsir Rahman, membuka Usaha Kecil Menengah (UKM) dengan tema Pasar Murah dalam rangka Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Tanah Laut.

# Baca Juga :Pj Bupati Tegaskan Tanah Laut Bebas Miras dan Narkoba Lima Tahun Mendatang

# Baca Juga :Kejuaraan di Tanah Laut, Tim Taekwondo Kotabaru Juara Umum, Raih 33 Emas

# Baca Juga :UPZ Bank Kalsel Salurkan Bantuan Rehab Rumah kepada Keluarga Pra Sejahtera di Tanah Laut

# Baca Juga :Tabrakan Maut di Kintap Tanah Laut, Kalsel Seorang Anggota Polres Kotabaru Meninggal Dunia

Menurut PJ Bupati Tanah Laut, Syamsir Rahman membuka UKM ini untuk membantu masyarakat yang kesulitan membeli bahan sembako dengan harga yang relatif mahal di pasar biasa karena masalah ekonomi pada umumnya dan menjual nya dengan harga yang relatif murah.

Sebelum UKM Pasar Murah dibuka, PJ Bupati Tanah Laut menyampaikan beberapa hal penting kepada masyarakat seperti sambutan acara, do’a dan penutup sambutan.

Ketika sambutan acara selesai, masyarakat berbondong-bondong dan antusias menuju stand pasar tersebut.

Beberapa bahan kebutuhan utama dijual seperti beras medium 127 sak kemasan 5 kg, minyak goreng 360 liter, gula pasir 400 kg, bawang merah 300 kg, bawang putih 100 kg, telur ras ayam 60 rak, dan beras premium 40 sak.

Tak hanya itu, beraneka ragam makanan dan minuman juga ada untuk memenuhi kepuasan dan kenyamanan untuk beberapa warga seperti kopi Good Day Capucchino, makanan gado gado, dan lain lain.

Tak lama kemudian, semua bahan kebutuhan habis terjual dibeli warga.

Hal ini karena harga sembako sangat berbeda dari pasar biasa pada umumnya. Seperti misalnya harga beras medium harga pasaran Rp58.000 per sak menjadi Rp55.000 per sak, dan minyak goreng yang awalnya Rp17.000 per ltr menjadi Rp14.500 per ltr.

Syamsir juga turut ikut serta dalam penjualan sembako tersebut bersama dengan orang nomor satu Tala yaitu ketua TP PKK Tala Hj Rizki Yulia Syamsir Rahman.

Ia menyatakan bahwa harga sembako yang dijual lebih rendah karena subsidi tersebut dibiayai oleh pemerintah daerah melalu dana BTT (Biaya Tak Terduga)

Syamsir juga mengutip kalau bawang merah di jual dengan harga Rp20.000 dibandingkan di pasaran Rp30-35 ribu karena mereka bekerja sama dengan Kabupaten Nganjuk.

“Nanti kita MoU dengan Kabupaten Nganjuk khusus untuk Penyediaan bawang.” ujar Syamsir.

Hal itu sudah jelas bahwa Syamsir melakukan nya demi membantu masyarakat Tala yang dimana harga sembako sudah mengalami kenaikan harga.

Syamsir juga mengatakan pasar murah akan terus berlanjut keseluruh kecamatan Tala selama 2024 sebanyak 83 kali.(kalimantanlive.com/syahza rei maghribbi)

Editor : NMD