“Jadi, kami berharap bersama Tel-U bisa lebih menyempurnakan hal-hal yang kurangnya baik dari segi kurikulum, aturan, maupun pembelajaran sampai kepada praktek di lapangannya,” ujarnya.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Tel-U, Ratri Wahyuningtyas, mengatakan edukasi mengenai aset crypto menjadi penting untuk dilakukan. Terlebih dengan melihat perkembangan peminat investasi jenis ini yang terus meroket.
BACA JUGA: Kripto Binance Senilai Rp 8,7 Triliun Berhasil Digondol Hacker, Begini Caranya
“Tokocrypto akan membantu kami mengurus materi-materi perkuliahan terkait aset digital hingga aset crypto,” katanya.
Ratri mengatakan direncanakan mata kuliah aset digital termasuk crypto di dalamnya akan dimulai pada tahun ini dengan sifat peminatan di semester 5,6 dan 7.
Dia berharap para mahasiswa dapat memiliki kompetensi baru yang dibutuhkan industri saat ini yang berkembang di Indonesia dan global.
“Kami ingin mahasiswa tak tertinggal melainkan dapat improve kemampuan dan miliki skill set baru. Jadi, kami coba fasilitasi beberapa hal meski sifatnya bertahap dan berproses dengan diawali lewat pemahaman dan kepedulian sampai nantinya bisa mempraktekkannya,” ucapnya.
Sumber: ayobandung.com
Editor : elpian







