Dalam kesempatan tersebut, Anis, salah satu peserta kegiatan, menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga memberikan pengalaman berharga dan kebahagiaan bagi dirinya.
“Selain menambah ilmu, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk pribadi saya. Saya merasa sangat senang ikut serta dalam kegiatan ini.” ujarnya.
Sementara itu, Amalia Rezeki dari Sahabat Bekantan Indonesia mengapresiasi upaya GLI dan berharap kegiatan semacam ini dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.
BACA JUGA: Tanam 1.000 Mangrove di Pulau Curiak, DLH Kalsel Apresiasi AHM dan Sahabat Bekantan Indonesia
“Kami sangat mengapresiasi aksi yang dilakukan oleh Green Leader Indonesia. Semoga kegiatan semacam ini dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Lebih banyak orang perlu peduli terhadap pelestarian lingkungan ini.” kata Amalia Rezeki.
Green Leadership Indonesia (GLI) merupakan inisiatif Pendidikan Hijau yang didukung penuh oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Program GLI telah memasuki Angkatan ke-3 pada tahun 2023, yang melibatkan pemimpin muda dalam kelas hijau selama 3 bulan secara intensif setiap Sabtu dan Minggu.
Setelah mengikuti kelas hijau, para pemimpin GLI akan mulai mengerjakan tugas akhir Program GLI yang disebut GROW (Green Innovation Week).
Kalimantanlive.com/Ani
Editor: elpian







