Bupati Anang Minta Optimalisasi Pertanian Rawa Lebak Ampukung Diangkat Terus, Sampai Sukses!

TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Musrenbang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2025 di Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong mengajukan 13 usulan prioritas.

Dari belasan usulan prioritas ini di Kelua, satu diantaranya yakni optimalisasi pengelolaan pertanian Rawa Lebak Ampukung.

# Baca Juga :VIDEO Pipa Pertamina di Tabalong Bocor, Banyak Pengendara Terjatuh, Polisi: Pipa Tak Mampu Menahan Tekanan

# Baca Juga :Kini Desa Hapalah Tabalong Milik Kantor Baru yang Representatif, Ini Pesan Bupati Anang

# Baca Juga :Kabar Gembira Bagi Petani Pugaan, Bupati Tabalong Setuju Pembangunan Embung dan Normalisasi Sungai

# Baca Juga :Horee! Gaji Tambahan untuk ASN di Tabalong Bakal Cair Awal Maret 2024

Menurut Camat Kelua, Suwandi bahwa lahan di Rawa Lebak Ampukung ini berpotensi untuk meningkatkan ketersediaan pangan bahkan pertumbuhan ekonomi.

Sehingga pihaknya mengusulkan untuk rencana pembangunan embung Rawa Lebak Ampukung pada sektor pertanian.

“Ini menggambarkan bahwa sektor pertanian di Kelua memiliki peran penting,” ujarnya saat Musrenbang RKPD 2025 di Halaman Kantor Camat Kelua, Kamis (24/01/2024).

Adapun usulan di Kelua yakni sebanyak 339 usulan terdiri 188 usulan pada bidang infrastruktur, 63 usulan ekonomi dan 88 usulan sosial budaya.

Disisi lain Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani mengatakan, terkait usulan optimalisasi pertanian di Rawa Lebak Ampukung agar terus diangkat.

“Saya pikir diangkat terus, kalau belum terus usulkan lagi,” katanya.

Menurutnya, Musrenbang pada dasarnya merupakan wadah untuk mencarikan solusi permasalahan masyarakat dengan melihat batas kemampuan keuangan daerah.

“Karena kemampuan keuangan terbatas sehingga Musrenbang ini dilakukan untuk menyusun program skala prioritas,” ujarnya.(Kalimantanlive.com/A Hidayat)

Editor : NMD