Jadi Korban Pelecehan, Kakak Adik di Malang Kejar dan Rekam Pelaku yang Kabur Pakai Motor

MALANG, KALIMANTANLIVE.COM – Video aksi pengejaran seorang perempuan menggunakan pemotor di Kota Malang, Jawa Timur tersebar dan menjadi viral di media sosial (medsos). Pengejaran yang dilakukan cewek itu diduga akibat terjadinya pelecehan seksual berupa begal pinggang oleh pemotor yang jadi objek video.

Dalam video berdurasi 13 detik itu terlihat bahwa cewek yang diduga menjadi korban pelecehan itu mengejar sambil merekam seorang pria diduga pelaku begal pinggang yang mengendarai Honda Scoopy.

# Baca Juga :VIRAL Video Dugaan Kasus Pelecehan Seksual Mengatasnamakan Fakultas Teknik, Petinggi ULM Turun Tangan!

# Baca Juga :FAKTA BARU Kasus Pelecehan Seksual Finalis Miss Universe, Korban Diancam hingga Lesensi Dicabut

# Baca Juga :UPDATE Kasus Pelecehan Seksual Miss Universe Indonesia, Rio Motret Ungkapkan Ciri-ciri Pelakunya

# Baca Juga :Finalis dari Kalsel Buka Suara Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Miss Universe Indonesia 2023

Pria yang mengendarai motor Scoopy itu menepuk pinggang salah satu cewek yang dibonceng tanpa alasan yang jelas. Bahkan antara kedua cewek itu dengan pria diduga pelaku begal pinggang itu tidak saling mengenal.

Kronologi kejadian

Seorang perempuan berinisial D (18) mengaku menjadi korban pelecehan seksual di Kota Malang.

Kakak D, yakni DN (23) mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (27/1/2024) sekitar pukul 18.30 WIB.

Awalnya, DN mengendarai sepeda motor berboncengan bersama adiknya menuju rumah neneknya di Jalan Kolonel Sugiono 5, Kecamatan Kedungkandang. Saat berada di depan gang, DN berhenti di tengah jalan untuk menyeberang.

“Tiba-tiba dari belakang, ada laki-laki pakai sepeda motor Honda Scoopy mepet motor saya. Saya pikir stang motornya kena adik saya, ternyata adik saya teriak dan bilang kalau pinggangnya dipukul sama (terduga) pelaku yang mepet tadi,” kata DN pada Minggu (28/1/2024).

Kemudian, DN memutuskan untuk mengejar laki-laki itu dengan mengambil video dari belakang. Awalnya, laki-laki itu tidak tahu jika diikuti DN mengejar sambil merekamnya.

Namun, laki-laki pengendara motor itu kemudian menyadari dan kabur saat berada di Jalan Laksamana Martadinata.

“Sampai di depan SMAN 2 Kota Malang, setelah itu saya klakson dan dia (terduga pelaku) lihat spion. Terus dia ngebut kencang ketika tahu saya,” katanya.

DN berencana melapor ke Polresta Malang Kota atas kejadian yang menimpanya.

“Rencananya saya mau laporan ke polisi (Polresta Malang Kota),” katanya.

Menanggapi hal itu, Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.

“Setiap laporan masyarakat akan kami terima dan ditindaklanjuti. Kepolisian akan mengusut laporan masyarakat tersebut,” katanya.

Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber