460 Saksi Pemilu di Balangan Mengikuti Pelatihan dari DPD PKS, Ini Materi yang Diberikan

PARINGIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) pada 14 Februari 2024, tinggal menghitung hari. Setiap pengurus partai tentunya telah melakukan persiapan, salah satunya melatih para saksi pemilu.

Sehubungan dengan hal tersebut, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Balangan melakukan pelatihan untuk para Saksi Pemilu yang berlangsung dari 24 hingga 29 Januari 2024, di Ar-Raudah Resto Balangan yang dibuka dan ditutup oleh Ketua DPD PKS Balangan, Muhammad Noor Iswan.

# Baca Juga :DPRD Balangan Gelar RDPU Terkait Dualisme Kepengurusan Mualaf, Pemkab Diminta Serius Tangani Perselisihan

# Baca Juga :Jembatan di Lampihong Banyak Berlubang, DPRD Balangan akan Koordinasi Dengan PUPR

# Baca Juga :Wakil DPRD Balangan di Reses Desa Baruh Panyambaran: Ajak Masyarakat Berperan Aktif dalam Musrenbang

# Baca Juga :Anggota Komisi II DPRD Balangan Dukung Penuh Program Belanja Cil untuk Pemulihan Ekonomi Pedagang Kecil

Iswan menyampaikan bahwa sebanyak 460 orang calon saksi dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) tingkat kelurahan hingga Kabupaten dilakukan pelatihan, diantaranya pengetahuan tentang seluk beluk selama proses pemungutan suara berlangsung sampai penghitungan.

“Hal ini penting dalam menambah pengetahuan dan kemampuan untuk turut serta melancarkan dan mengawasi jalannya pemungutan suara,” ujarnya.

Ia menambahkan, mereka mengundang mentor dan narasumber yang diantaranya para ahli hukum dan para saksi juga diajari proses dan tabulasi hasil suara dengan menggunakan aplikasi dari smartphone.

”Ini agar nantinya hasil 14 Februari sudah dapat dilihat beberapa saat setelah penghitungan suara di TPS,” bebernya.

Iswan berharap, dari pelatihan ini para calon saksi dari PKS Balangan dapat menambah pengetahuan dan juga dapat berkomunikasi antar calon saksi.

“Selain menambah pengetahuan bagi peserta calon saksi dari PKS Balangan, juga membuka ruang forum diskusi yang buatkan melalui grup WA (Whatsapp) sebagai sarana komunikasi yang efektif dan berdaya guna,” pungkasnya. (Kalimantanlive.com/Kamil)

Editor : NMD