Bupati Tabalong Resmikan Kampung Warna Warni di Desa Padangin Kecamatan Tanta

TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Kampung Warna Warni yang berada di Desa Padangin RT 2, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong diresmikan, Senin (29/01/2024) kemarin.

Peresmian Kampung Warna Warni ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan untaian melati dilakukan oleh Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani.

# Baca Juga :Bupati Tabalong Minta Angkat Kembali Usulan Revitalisasi Pasar Jangkung, Ini Alasannya

# Baca Juga :Bupati Tabalong Sebut Rata-rata Lama Sekolah di Tabalong Meningkat, Ini Buktinya

# Baca Juga :Kabar Gembira Bagi Petani Pugaan, Bupati Tabalong Setuju Pembangunan Embung dan Normalisasi Sungai

# Baca Juga :Gantikan Ayahnya, Rahmad Fauzi Dilantik Jadi PAW Kades Kasiau, Ini Pesan Bupati Tabalong

Camat Tanta, Ady Fajar mengatakan bahwa kampung warna warni sebagai salah satu potensi unggulan khususnya di Desa Padangin bahkan satu-satunya ada di Banua Lima.

“Jadi kampung warna warni sebagai role model ataupun percontohan khususnya di Kecamatan Tanta,” katanya.

Diketahui untuk anggaran pengerjaan kampung ini berasal dari dana desa Rp 80 juta dan APBD Tabalong 2023 melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) sebesar Rp 125 juta.

Anggran tersebut diperuntukkan untuk pengerjaan pengecoran jalan sepanjang 48 meter dan sekitar 23 meter untuk penyiringan.

Sedangkan untuk pengecatan jalan, jembatan hingga rumah warga mendapatkan bantuan dari pihak swasta untuk cat warna.

Sementara itu Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani menjelaskan hal ini dilakukan sebagai bagian ikhtiar bersama dalam pengentasan kekumuhan.

“Kita memang ada program akan menuntaskan kekumuhan diperkotaan ini. Kita mulai dari Desa Padangin,” jelasnya.

Anang juga mengakui bahwa sangat terlihat jelas perbedaan sebelum dilakukan pembenahan hingga sesudah dipercantik.

“Kita bandingkan setelah selesai, terlihat sekali bedanya,” ungkap usai meninjau kawansan Kampung Warna Warni.

Dirinya pun berharap, keberadaan kampung warna warni terus berkembang dengan usaha dari pelaku UMKM baik itu pembuatan Batik Tabalong maupun cemilan khasnya.

“Nanti disesuaikan dengan potensi. Mudah-mudahan ini bisa berkelanjutan,” harap Anang.(Kalimantanlive.com/A Hidayat)

Editor : NMD