Fakta Terbaru 2 Pelaku Kasus Pemerkosa di Tala, Sakit Stroke di Tahanan, Berkas Dilimpahkan ke Jaksa

PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Pemberkasan dua perkara dugaan pencabulan dan pemerkosan yang terjadi di dua wilayah berbeda di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), saat ini mulai diserahkan ke Kejaksaan Negeri Tanah Laut (Kejari Tala).

Dari sejumlah informasi yang dihimpun kalimantanlive.com, Selasa (30/1/2024), berkas perkara kedua perkara pidana umum tersebut telah dilimpahkan oleh penyidik kepada pihak Kejari Tala, namun masih tahap pertama.

# Baca Juga :Tabrakan Maut di Kintap Tanah Laut, Kalsel Seorang Anggota Polres Kotabaru Meninggal Dunia

# Baca Juga :Polres Tanahlaut Bekuk Bandar Besar dan Sita 7,5 Ons Sabu, Jaringan Kalbar yang Terafiliasi Malaysia

# Baca Juga :Dugaan Pencurian Buah Sawit Libatkan Mantan Anggota DPRD, Kapolres Tanahlaut Sebut Tersangka Lain

# Baca Juga :Akgus Pertanyakan Pembangunan Jembatan Pulau Laut-Tanah Bumbu yang Terbengkalai 10 Tahun

Artinya, penyidik Satreskrim Polres Tala masih menunggu petunjuk dari Jaksa terkait berkas perkara tersebut, apakah dinilai telah lengkap ataukah masih ada yang kurang.

Kejadian dugaan pemerkosaan terhadap seorang santriwati di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Bajuin, Tala, laporan masuk polisi pada awa November 2023 lalu.

Kemudian sekitar tiga pekan setelah itu terjadi laporan dugaan pencabulan di Kecamatan Kurau, Tala.

Pelaku dugaan perkosaan santri adalah salah seorang pengajar di pondok pesantren setempat yang selama ini dikenal sebagai orang disegani di kampung di sekitar pondok. Ini karena pelaku yakni A (35), berasal dari keturunan terhormat dan korbannya masih berusia 17 tahun.

Sedangkan pelaku dugaan pencabulan, S (40-an) adalah pendatang dari luar pulau. Korbannya seorang perempuan muda berusia 18 tahun.

Kedua tersangka sama-sama telah diamankan dan dimasukkan ke sel di rumah tahanan (rutan) Polres Tala di kawasan Jalan Kemakmuran, Pelaihari.

Menghuni jeruji besi memang tak nyaman. Pelaku dugaan pencabulan pun kabarnya kesehatannya menurun dan sempat dirawat di rumah sakit di Kota Pelaihari. Sedangkan pelaku dugaan perkosa santri, sehat.