PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Tanah Laut (Tala), Penjabat (Pj) Bupati Tala, H Syamsir Rahman membikin gebrakan baru dalam dalam menata Kota Pelaihari.
Orang nomor satu di Bumi Tuntung Pandang ini memastikan area Pedestrian Jalan Hadji Boejasin, Pelaihari menjadi kawasan Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD) sebagai bagian dari upaya menata kota yang lebih baik lagi.
Kalangan warga di daerah ini kepada kalimantanlive.com, Rabu (31/1/2024), menyatakan dukungannya atas gagasan penetapan Pedestrian Hadji Boejasin menjadi kawasan CFN dan CFD.
# Baca Juga :Pengurus Cabang HPPMTL Seluruh Kalsel dan Tanah Laut Resmi Dilantik, Pj Bupati Inginkan Perubahan
# Baca Juga :RKPD Tanah Laut 2025 Bahas Belasan Isu Stragetis, Bupati Syamsir: Agar Tak Jadi Catatan Tanpa Makna
# Baca Juga :Kejati Kalsel Inspeksi Kejari Tanah Laut, Lakukan Pemeriksaan dari Keuangan hingga Kondite
# Baca Juga :Jalan Sehat Bersama Haji Endang di Tanah Laut Meriah, Tia dan Eka Terharu Raih Hadiah Paket Umrah
“Wah, kalau saya setuju banget karena pastinya warga di Tala khususnya yang ada di Kota Pelaihari punya area baru untuk bersantai secara khusus,” ucap Ristanti, warga Saranghalang.
Di sejumlah kota di Banua ini, sebutnya, sejak dulu juga telah menetapkan kawasan tertentu untuk tempat CFD. Suasananya selalu sangat meriah dan menjadi wisata akhir pekan bagi masyarakat.
Persiapan pun kian dimantapkan oleh pemerintah daerah. Syamsir bahkan langsung memimpin rapat koordinasi Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) membahas rencana penerapan CFN dan CFD tersebut, Selasa siang kemarin.
Rakor yang digelar di aula rapat Barakat di lantai dua kantor Setda Tala itu dihadiri stakeholder, di antaranya dari kepolisian (Satlantas Polres Tala). Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tala Danoe Sulaiman melanjutkan memimpin pembahasan teknis seusai Pj Bupati menyampaikan arahannya pada rakor tersebut.
Kapan CFN-CFD tersebut akan mulai diberlakukan? Syamsir mengatakan setelah pemilihan umum (pemilu) 14 Februari nanti.
Ia menerangkan CFN dan CFD bakal menjadi ruang baru bagi masyarakat di daerah ini untuk bersantai. Bisa duduk santai sambil kulineran, bisa bertemu dengan kawan lama dan lainnya. Juga akan tumbuh ekonomi mikro sehingga menggairahkan para pelaku usaha kecil.
Meski begitu para pedagang yang berjualan di kawasan Pedestrian Hadji Boejasin juga diminta peduli. Paling tidak tiap pedagang diminta menyiapkan satu tempat sampah agar sampah makanan/minuman masing-masing tidak berserakan.
Pada momen CFN dan CFD, jelas Syamsir, juga akan dibarengi penyediaan fasilitas penunjang seperti tempat pemeriksaan kesehatan dari Dinas Kesehatan. Juga akan disiapkan tempat untuk para pelaku seni musik berekspresi.







