Ikhsan berharap kedepannya, kawasan siring serta gedung Plaza Smart City menara pandang itu agar dijadikan tempat berdiskusi tentang kebudayaan serta diskusi pengembangan lainnya.
Maka dari itu lanjutnya, Plaza Smart City terbuka untuk umum, namun kuotanya terbatas.
“Masyarakat bisa masuk ke sini, nanti didaftarkan dengan pengelola disini,” jelasnya.
Di mana pengunjung bisa menggunakan komputer secara terbatas yang disesuaikan dengan kebutuhan.(Kalimantanlive.com/Lina)
Editor : NMD







