Lewat Gerakan PSN 3M Plus, Pemprov Berantas Sarang Nyamuk Serentak di SMA, SMK dan SLB di Kalsel

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Kesehatan (Diskes) Kalsel bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel mengadakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serentak di seluruh SMA, SMK dan SLB di Kalsel, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Dinkes Kalsel, Raudatul Jannah melalui Kabid P2P Dinkes Kalsel, Anhar Ihwan, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi gerakan 1 rumah 1 jumantik (G1R1J), yaitu upaya membentuk jumantik baik di rumah maupun di sekolah-sekolah dengan melibatkan siswa, guru, tenaga pendidikan, maupun anggota keluarga sebagai jumantik, untuk mencegah dan mengendalikan DBD di Kalsel.

# Baca Juga :Kemenkumham Kalsel Dampingi Pemprov dan Kotabaru Hantarkan Sasirangan dan Gula Aren sebagai Indikasi Geografis Kalsel 

# Baca Juga :Lantik 123 Lingkungan Pejabat Pemprov Kalsel, Paman Birin Ingatkan Soal Evaluasi Target Kinerja

# Baca Juga :Tangani Banjir di HST, Pemprov Kalsel Berkoodinasi dengan BWS Kalimantan III Bikin Master Plan

# Baca Juga :Pemprov Mengapresiasi Program Peduli HAM 2023 untuk Kabupaten dan Kota Se Kalsel

“Meski tingkat kejadian DBD terus mengalami penurunan, namun penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang cukup signifikan,” kata Anhar di SMA Negeri 8 Banjarmasin, Jumat (2/2/2024).

Adapun dampak sosialnya meliputi kepanikan dalam keluarga, kematian anggota keluarga, dan berkurangnya usia harapan hidup. Sementara itu, dampak ekonominya meliputi biaya pengobatan serta biaya produktivitas yang hilang akibat absensi kerja atau kehilangan pekerjaan.