PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Kawasan pesisir Pantai Batakan di Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali dipilih sebagai tempat aksi ‘perang’ sampah, Jumat (2/2/2024) pagi hingga menjelang tengah hari.
Kegiatan itu dilaksanakan oleh Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Tanah Laut bersama organisasi lingkungan Nayaka Cyber Indonesia. Sejumlah pihak terkait juga turut serta.
Di antaranya BKSDA Kalimantan Selatan melalui Seksi Konservasi Wilayah I Pelaihari, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tanah Laut, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH), Kader Konservasi binaan Yayasan Nayaka, pelajar SMPN 2 Panyipatan, dan pengelola Pantai Batakan Baru.
# Baca Juga :Pengurus Cabang HPPMTL Seluruh Kalsel dan Tanah Laut Resmi Dilantik, Pj Bupati Inginkan Perubahan
# Baca Juga :RKPD Tanah Laut 2025 Bahas Belasan Isu Stragetis, Bupati Syamsir: Agar Tak Jadi Catatan Tanpa Makna
# Baca Juga :Kejati Kalsel Inspeksi Kejari Tanah Laut, Lakukan Pemeriksaan dari Keuangan hingga Kondite
# Baca Juga :Jalan Sehat Bersama Haji Endang di Tanah Laut Meriah, Tia dan Eka Terharu Raih Hadiah Paket Umrah
Pada aksi bersih-bersih sungai dan pantai di objek wisata berjarak 490 kilometer dari Kota Pelaihari itu sekaligus dilakukan penanaman pohon. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Sambang Nusa Presisi di Pantai Batakan.
Sebagai leading sektor kegiatan, Kasat Polairud Polres Tala Iptu Khairin Aplani menuturkan aksi bersih-bersih dan tanam pohon itu mengusung tema Sambang Nusa Presisi ini merupakan Inisiasi Korpolairud Baharkam Polri.
Melalui kegiatan itu, kata Khairin, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat sekitar Pantai Batakan.







