“Kami sudah menghubungi balai pusat jalan provinsi Kalimantan Selatan dan kebetulan mereka saat ini berada di Kecamatan Pulau Laut Barat, Kabupaten Kotabaru dan mereka sedang menuju kesini,” jelas Kadis PUPR Kotabaru.
Karena mereka masih di Lontar Kecamatan Pulau Laut Barat, kami memikirkan bagaimana caranya jembatan ini bisa berfungsi dengan baik dan bisa dilewati masyarakat, kata Suprapti Tri Astuti
Ini kami juga mendatangkan alat berat berupa esapator mini untuk mengeruk reruntuhan yang menimbun aliran sungai.
Bangunan jembatan ini diperkirakan sudah berumur 20 tahunan dan juga karena air laut masuk sehingga mengakibatkan plat yang adab di bawah mengalami kropos sehingga terjadi jebol.
Selain menghubungi balai Pusat jalan Provinsi Kalsel, kami juga menghubungi Dishub, Satlantas dan Polsek Pulau Laut Utara untuk membantu pengaturan alur lalu lintas agar terhindar dari kemacetan, jelas Suprapti Tri Astuti.
Sementara itu, Kadishub Kotabaru Khairian Ansyari mengatakan akan menugaskan stap disini untuk berjaga sekaligus mengatur alur lalu lintas disini guna menghindari adanya korban.
Sementara kita akan memberlaku kan buka tutup, bergantian karena hanya sebelah jalur yang bisa di lewati, kata Khairian Ansyari.







