Sementara pihak PT Conch South Kalimantan Cement juga memahami atensi yang disampaikan oleh Kakanwil beserta jajara dan memastikan tidak ada WNA yang ikut memilih pada pemilu tahun 2024.
“Kami memahami dan akan menuruti peraturan yang berlaku, kami pastikan tidak ada TKA di PT Conch South Kalimantan Cement yang terlibat dalam pemilu dan kami akan mendorong tenaga kerja lokal kami untuk turut serta dalam esta demokrasi tersebut,” ucap Qin Dong selaku Direktur PT Conch South Kalimantan Cement yang didampingi oleh penerjemah bahasa.
Adapun diketahui, PT Conch South Kalimantan Cement sendiri pada saat ini mempekerjakan sebanyak 422 orang tenaga kerja yang mana 47 orang diantaranya merupakan tenaga kerja asing berkewarganegaraan Republik Rakyat Tiongkok (RRT).(Kalimantanlive.com/Ilham)
Editor : NMD







