“Ke Kaltim saja 2,5 ton perhari apalagi ke IKN, mungkin empat kali lipatnya. Oleh sebab itu, kalau dulu orang Catur Karya bertani hanya untuk kebutuhan sendiri tetapi sekarang bertani untuk dijual,” ujar Anang.
Disisi lain Kades Catur, Dwi Adi Saputra mengatakan, bahwa panen kali ini sudah dapat memanen terong sangat banyak.
“Terong yang sudah terpanen sudah 2 ton dan belum habis,” katanya.
Ditambahkannya, panen terong ini sebagai bentuk melaksanakan program kampung hortikultura oleh Bupati Tabalong.
“Alhamdulillah petani Catur Karya bisa kami ajak dan rangkul bareng-bareng mensukseskan program kampung hortikultura,” tambahnya.(Kalimantanlive.com/A Hidayat)
Editor : NMD







